Salah satu kebimbangan para muslimah adalah saat akan memutuskan menolak atau menerima pinangan dari seorang laki-laki terlebih lagi dengan laki-laki yang belum kenal sama sekali, dan baru pertama kali berjumpa. Ini tentu akan menjadi ujian tersendiri bagi saudari kita yang memilih jalan untuk menikah tanpa pacaran dan sekaligus juga menjadi dalih untuk memilih pacaran.

“Kan baru pertama kali ketemu masa’ lansung nikah ?”

“Takut ah kan belum kenal, apalagi laki-laki jaman sekarang aneh-aneh ?”

“Kelihatannya sih shaleh kan kita nggak tau aslinya gimana ? “

“Takut kalau shalehnya cuman pencitraan aja..?”

“Aku nggak mau ambil resiko, baru pertama kali ketemu udah ngajak nikah ?”

“Ya, kita jalani aj dulu kalau ada kecocokan nanti lanjut kalau nggak ya kita akhiri saja..”

Ya, itulah sebagian alasannya, lalu adakah cara agar kita bisa dengan mudah mengenali seseorang tanpa harus melakukan kemaksiatan semisal pacaran ? Berikut adalah 10 hal yang perlu kamu ketahui dari calon suamimu atau untuk mengenali lebih lanjut jika ada seseorang laki-laki yang berniat baik untuk melamarmu.

1. Akidah yang lurus

Akidah, sederhananya adalah sistem keyakinan dalam diri seseorang yang akan membentuk pola pikirnya, mempengaruhi setiap perkataannya dan juga tindakannya (dalam hal ini adalah amalannya) terhadap islam. Kalau kita ibaratkan Islam ini sebuah bangunan maka akidah adalah pondasi utamanya yang membuat bangunan tersebut tegak dan berdiri kokoh.

Penting sekali hal ini diperhatikan oleh setiap muslimah yang akan menikah karena kelak suaminya adalah menjadi imamnya, pemimpinnya, orang yang akan membimbingnya ke jalan kebaikan ataupun keburukan, orang yang akan menghidupi dan juga mendidik anak-anaknya kelak. Akan sangat buruk dampaknya jika nanti laki-laki yang menjadi suami seorang muslimah adalah buruk akidahnya atau bahkan berbeda akidahnya tentu ini jauh lebih parah.

2. Taat melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya

Kalau sebelumnya kita membincangkan akidah adalah sebagai bentuk sistem keyakinan maka dibagian kedua ini adalah salah satu bentuk implementasi dari akidah. Banyak orang yang akidahnya lurus, meyakini keesaan Allah, meyakini Rasulullah sebagai utusan Allah, dan meyakinani Al-quran sebagai pedoman Islam namun tidak melaksanakan ibadah atau jika melaksanakan ibadah namun penuh dengan perkara bid’ah (meng ada-ada) .

Pada bagian kedua yang harus diperhatikan adalah bagaimana ketaatannya pada Allah SWT, yang terlihat dari ibadah-ibadahnya sehari-hari seperti shalat wajib, amalan sunnah, tilawah qur’an dan lain-lain. Selain itu perlu juga diperhatikan bagaimana sikapnya terhadap hal-hal yang haram dan yang dimakruhkan.

3. Indah akhlaknya

Akhlak yang indah, inilah sejatinya mutiara umat islam hari ini. Banyak yang lurus akidahnya, bagus ibadahnya taat pada Allah SWT namun tak begitu pandai menjaga lisannya sehingga lisan yang terlontar sering menyakiti saudaranya sendiri dan tak sedikit juga lisannya mengeluarkan ejekan dan cacian meskipun dalihnya atas nama menasehati.

Salah seorang guru berpesan untuk memahami akidah dan meluruskannya mungkin butuh waktu 1 hingga 2 minggu namun untuk belajar akhlak kita butuh hingga ujung usia. Ya, karena ternyata akhlak tidak hanya tentang hubungan kita dengan Allah SWT akan tetapi lebih kepada hubungan kita dengan manusia. Dan sebaik-baiknya tempat untuk belajar tentang akhlak adalah pada Rasulullah SAW.

4. Produktif dalam memanfaatkan waktunya

Kalau ditanya apa nikmat yang Allah berikan sama rata kepada setiap makhluknNya ? Maka waktu adalah jawaban yang paling tepat, Allah memberikan kita waktu yang sama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu hingga 365 hari dalam 1 tahun. Dan, bagaimana kita memberdayakan waktu yang Allah berikanlah yang akan membedakan kita sama dengan yang lainnya. Penting bagi setiap muslimah untuk mengetahui bagaimana calon suaminya dalam menggunakan waktu, karena ini terkait dengan kebiasaan dan yang namanya kebiasaan tentu sangat sulit untuk diubah (bukan berarti tidak bisa).Apakah dia orang yang menghargai waktu ? Apakah ia selalu berpikir hal baik untuk mengisi waktunya atau malah lebih suka bermalas-malasan ?

5. Fisik yang sehat dan kuat

Perlu setiap muslimah mengetahui hal ini, karena antara fisik yang sehat dan kuat biasanya akan terhubung dengan hati yang tenang, pikiran yang jernih serta emosi yang baik.

7. Bersungguh-sungguh dalam setiap pekerjaannya

Salah satu tabiat laki-laki hebat adalah tentang komitmennya dalam hal apapun itu, salah satu cirinya adalah bersungguh-sungguh dalam pekerjaannya yang mana hal ini akan terlihat dari bagaimana ia menyelesaikan pekerjaan yang dimulainya (proses) dan juga seperti apa hasilnya. Orang yang bersungguh-sungguh tentu akan menyelesaikan pekerjaannya dengan cara terbaik dalam pengerjaannya dan tentu juga dalam hasilnya ia akan memastikan bahwa hasilnya adalah yang terbaik.

8. Pribadi yang mandiri secara finansial

Kebayangkan jika seandainya sudah menikah namun memiliki suami yang masih tergantung secara keuangan pada orang tua atau keluarganya, tentu hal ini menjadi yang tak diinginkan oleh setiap muslimah. Maka kemandirian seorang laki-laki secara finansial adalah hal penting yang perlu diperhatikan, kemandirian bukan tentang berapa banyak jumlah uang yang dimilikinya karena jika hal ini menjadi parameter bisa saja didapatkannya dari hasil warisan orang tua. Akan tetapi kemandirian adalah tentang kemampuannya bertahan hidup dan memanfaatkan semua kapasitas diri yang dimilikinya dalam mencari nafkah.

9. Memiliki jiwa kepedulian yang tinggi

Salah seorang motivator kenamaan dinegeri ini berpesan “Salah satu cara hidup bahagia adalah dengan hidup tidak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang lain, tidak hanya berpikir tentang aku namun juga tentang kita” . Kurang lebih begitu redaksi kalimatnya, mendampingi suami yang hidupnya adalah perjuangan untuk banyak orang tentu menjadi salah satu impian banyak muslimah, bagaimana tidak ? Setiap kebaikan yang didapat suami tentu juga akan didapatkan olehistri yang selalu membantu mendoakan, menyiapkan perbekalan dan memberikan jatah waktunya untuk perjuangan suaminya.

10. Pikiran yang cerdas dan kreatif

Maksud dari cerdas dan kreatif disini tentu tidak hanya terbatas pada nilainya waktu sekolah maupun kampus akan tetapi tentang bagaimana cara pikirnya, cara pandangnya terhadap berbagai persoalan. Selain itu ia juga kreatif dalam menyelesaikan setiap masalah yang akan dihadapi kelak dalam rumah tangga, dan satu lagi yang tentu sangat didambakan setiap muslimah adalah ia selalu punya cara kreatif dalam membahagiakan istrinya.

Dan, yang menjadi pertanyaanya adalah bagaimana cara mengetahui 10 hal diatas dalam diri seorang laki-laki yang baru dikenal , benar ? Nah simak terus ya bahasan lanjutannya. [Uda Agus/ Elmina]

sumber foto : m.detik.com

Artikel Menarik Lainnya







comments