Pacaran, bagi sebagian remaja aktivitas pacaran merupakan salah satu aktivitas penting yang jangan sampai terlewatkan, minimal 1 kali seumur hidup. Masa-masa disekolah akan berkurang warna-warninya jika tidak melakukan aktivitas ini, pacaran juga sebagai bentuk menunjukkan eksistensi serta “kerenisasi” diri. Jika tidak pacaran, maka alhasil sudah mendapat stempel “tidak laku”, “kuper”, “jones”, serta beragam istilah lainnya. Selain itu bagi sebagian remaja punya pacar juga bisa menjadi penyemangat hidup, motivasi dan inspirasi tersendiri dalam menjalani hari-harinya, menjadi ojek pribadi yang siap mengantar kesana-kemari dan juga menjadi asisten pribadi yang siap selalu mengingatkan berbagai aktivitas kehidupan seperti makan, tidur, shalat, mandi, minum obat bahkan ketoilet sekalipun.  Kurang lebih itulah alasan kenapa harus pacaran bagi anak remaja.

Takut nggak dapat jodoh, takut beli kucing dalam karung, takut nanti nggak bahagia nikah sama dia, khawatir kalau nggak pacaran nggak nikah-nikah adalah sebagian alasan bagi anak muda yang sudah beranjak dewasa untuk pacaran. Ditambah dengan berbagai dalih lain seperti pacaran saya nggak ngapa-ngapain koq, pacaran saya pacaran yang dewasa koq, pacaran saya pacaran yang sehat dan pacaran saya pacaran yang islami.

Kalau ditulisan-tulisan sebelumnya sudah sering kami sampaikan, apapun alasannya pacaran tetap maksiat, pacaran adalah gerbang menuju perzinaan, sekecil-kecilnya maksiat pacaran adalah zina hati. Makanya Allah tegaskan “Jangan dekati zina” dalam surah Al-isra ayat 32 , yang disana tentu tersirat pesan jangan lakukan aktivitas-aktivitas apapun yang mendekatkan pada perzinaan salah satunya adalah pacaran.

Dalam kesempatan kali ini, kami akan mencoba berbagi 3 Alasan penting bagimu untuk tidak pacaran, tak dipungkiri alasan menjadi suatu daya dorong bagi seseorang untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu. “The power of Why” atau kekuatan sebuah alasan begitulah kami mengistilahkannya. Semakin kuat dan semakin jelas alasannya maka akan semakin jelas juga motivasinya untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu, jadi jika ada orang yang masih enggan untuk berubah, enggan untuk melakukan sesuatu maka bisa kita katakan kalau orang tersebut belum memiliki alasan yang kuat untuk melakukannya atau tidak melakukannya.

Jika kamu merasa kurang alasan untuk tidak pacaran, sementara kamu memiliki kelebihan alasan untuk pacaran, maka harapan kami 3 alasan berikut bisa menjadi alasan kuat bagimu untuk tidak pacaran dan juga mengingatkan saudara serta sahabat kita yang lainnya juga untuk tidak pacaran.

1. Karena kita tau Allah sayang sama kita

Allah sangat sayang sama kita, dia sangat mencintai hamba-hambanya. Makanya Allah ingin hamba-hambanya melakukan hal-hal terbaik didunia, agar lancar dan mudah didunia hingga ke akhirat juga kelak. Sebagai bentuk sayang dan kasih Allah SWT pada kitalah Allah turunkan Al-quran sebagai petunjuk hidup kita, untuk mengatur kehidupan kita agar tidan menabrak sana-sini.

Salah satu yang Allah atur adalah bagaimana pergaulan laki-laki dan wanita, Allah menciptakan laki-laki memiliki fitrah tertarik pada wanita, dan juga wanita memiliki ketertarikan kepada laki-laki. Allah menjadikan wanita ujian bagi laki-laki dan laki-laki juga ujian bagi wanita, keduanya sama-sama memiliki kecenderungan untuk itulah perlu satu aturan yang mengatur interaksi antara keduanya.

Pernikahan adalah aturan untuk mengatur hubungan laki-laki dengan wanita, bahkan ini menjadi ibadah yang Allah beri ganjaran pahala jika melakukannya. Untuk menjaga hubungan antara laki-laki dengan perempuan yang belum siap menikah Allah juga siapkan aturan sebagaimana tertera dalam surah Al-isra” ayat 32 :

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)

Dalam surah diatas, Allah tidak katakan “Jangan berzina” tapi Allah katakan “jangan dekati zina”, sebab Allah tau kita manusia adalah makhluk yang penuh dengan khilaf  dan alpa yang sangat mudah sekali tergelincir oleh kenikmatan-kenikmatan dunia nan semu.

So, karena kita tau Allah sayang sama kita, Allah peduli sama kita, Allah suruh kita menjauhi zina juga untuk kebaikan diri kita dan masa depan kita.

2. Karena cinta dan sayang orang tua

Ada satu hal yang menyedihkan, yaitu ketika menyaksikan orang yang melakukan aktivitas pacaran, namun cintanya pada pacarnya melalaikan cinta dan hormatnya pada orang tuanya.

Ketika pacaran memiliki panggilan khusus, panggilan sayang istilahnya. Entah itu papa-mama, ayah-bunda, mami-papi bahkan tak sedikit juga yang ummi-abi. Kalau ketemu cium tangan ditambah cium pipi kiri dan kanan. Saat berpisah juga cium tangan ditambah lagi pipi kanan dan kiri, lha kenapa nggak cium kaki sekalian? hehe. Belum lagi ketika sampai dirumah, harus ngabarin, ngingetin lagi udah makan atau belum, udah shalat atau belum, udah mandi atau belum.

Nah, sayangnya perhatian kita yang begitu tinggi kepada pacar (yang bukan siapa-siapa) mengalahkan perhatian kita kepada orang. Bahkan tak sedikit orang yang sampai mengecewakan orang tuanya demi pacar tercinta (hadeuh).

So, mari sadari orang kita, ayah-ibu kita sayang dan cinta sama kita. Dan bagi kita menyayangi dan mencintainya bukan hanya sebagai kewajiban semata namun juga menjadi sebuah kebutuhan jiwa. Hidup jadi tak tenang, sering berhadapan dengan masalah jika kita sampai mengecewakan orang tua kita. Jangan ditiru anak-anak yang rela memilih pacar dibanding orang tuanya, tidak perlu dicontoh mereka yang memilih membohongi orang tua demi pacarnya.

3. Karena pacar bisa menjadi “penentu” masa depan kita.

Entah berapa banyak anak muda khususnya wanita yang akhirnya kecewa, frustasi, putus asa dan tak sedikit juga yang sampai bunuh diri disebabkan oleh tergadainya kehormatannya, hamil duluan sebelum menikah. Orang tua malu, sekolah malu apalagi diri sendiri. Tak sedikit yang merasakan seperti ini.

Karena cinta yang palsu, sayang yang semu serta janji-janji imitasi semua dikorbankan atas nama cinta, tak ada lagi yang tersisa kecuali hanya air mata penyesalan yang tentu tak lagi berguna. Sebelum hal buruk ini menimpa diri kita, keluarga kita mari jaga diri dan keluarga kita dari maksiat yang bernama pacaran. Apapun alasannya jauhkan dan tinggalkan pacaran karena pacaran bisa jadi sebagai kendaraan yang akan menjerumuskan masa depanmu pada jurang kegagalan.[Uda Agus/Elmina]

Sumber foto : id.up-wallpaper.com

Artikel Menarik Lainnya







comments