Wanita mana yang tak mau menjadi wanita penuh barakah, tentu semua wanita muslim ingin menjadi wanita yang penuh barakah. Menjadi wanita penuh barakah adalah cita mulia setiap muslimah baik yang menyadari atau tidak menyadarinya. Seperti apakah wanita penuh barakah ? Intinya wanita penuh barakah adalah wanita yang baik, tentu semua wanita ingin menjadi wanita yang baik bukan ? Bahkan seburuk atau seacak kadut apapun kehidupan seorang wanita di lubuk hatinya yang terdalam tentu terbersit niat untuk menjadi wanita yang baik.

Rasulullah SAW berpesan dalam salah satu hadistnya tentang wanita yang barakah,

“Seorang wanita yang penuh barakah dan mendapat anugerah Allah adalah yang maharnya murah, mudah menikahinya, dan akhlaknya baik. Namun sebaliknya wanita yang celaka adalah yang mahal maharnya, sulit menikahinya, dan buruk akhlaknya.”

Dalam pesan Rasulullah SAW diatas tersurat 3 hal yang menjadi karakter wanita penuh barakah yaitu maharnya murah, mudah menikahinya, dan akhlaknya baik. Mari kita telusuri 3 karakter ini :

1. Maharnya murah 

Karakter wanita penuh barakah yang pertama adalah maharnya murah, Rasulullah berpesan kepada setiap wanita muslimah agar memurahkan maharnya. Diakui atau tidak banyak laki-laki yang batal menikah, menunda menikah bahkan takut menikah disebabkan mahalnya mahar atau persyaratan sejenisnya yang diberikan oleh wanita dan keluarga sebagai syarat pernikahan.

Wanita yang meringankan maharnya tak berarti dia merendahkan dirinya begitu juga saat memahalkan mahar bukan berarti harga diri dan kehormatannya terangkat karena kehormatan seorang wanita bukan terletak pada murah atau mahalnya mahar namun terletak pada ketaatannya pada Allah SWT dan rasulnya, akhlaknya serta bagaimana dia menjaga diri dan melindungi kehormatannya.

Dan, dengan meringankan mahar ia sudah membantu para laki-laki menundukkan pandangannya, dengan meringankan mahar ia telah membantu memudahkan laki-laki menggenapkan separoh agamanya, dengan meringankan mahar ia telah membantu agama ini tetap terjaga dan terlestarikan generasi-generasi terbaiknya.

2. Mudah menikahinya

Rasulullah SAW bersabda

“Jika datang kepada kalian (wahai calon mertua) orang yang kalian sukai (ketaatan) agamanya dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia (dengan putrimu). Sebab, jika kamu sekalian tidak melakukannya akan lahir fitnah (bencana) dan akan berkembang kehancuran yang besar di muka bumi.”

Kemudian ada yang bertanya,

“Wahai Rasulullah, bagaimana jika orang (pemuda) itu mempunyai (cacat atau kekurangan-kekurangan )?”

Maka, Rasulullah SAW. menjawab (mengulangnya tiga kali )

“Jika datang kepada kalian orang yang bagus agamanya dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia (dengan putrimu) ! (HR Imam Tirmidzi )

Memang sudah  manusiawi menginginkan sesuatu yang sempurna begitu juga dalam perjodohan, wanita menginginkan laki-laki yang tampan wajahnya, yang bagus dan baik keturunannya, banyak hartanya, mulia kedudukannya adalah hal yang wajar namun terlalu memilih-milih calon suami tentu bukanlah hal yang baik dan ini  sangat tidak dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hingga Rasulullah SAW berpesan pada para ayah agar menikahkan putrinya jika datang laki-laki yang bagus agamanya dan akhlaknya.

Banyaknya wanita yang sendiri terlebih lagi dizaman yang seperti ini bisa menjadi sumber fitnah serta kehancuran dimuka bumi, muncul beragam maksiat seperti pacaran dan perzinaan dan pada akhirnya memancing juga terjadinya berbagai kejahatan seperti pelecehan seksual, pemerkosaan dan prositusi.

Maka pernikahan adalah salah satu ikhtiar untuk menjaga diri dan agama ini oleh sebab itu Rasulullah SAW berpesan salah satu karakter wanita penuh barakah adalah yang mudah dinikahi.

3. Akhlaknya baik

Bagi seorang wanita akhlak adalah identitas dirinya artinya seorang wanita akan dilihat dan dinilai pertama kali oleh orang lain dari akhlaknya. Mulai dari akhlak berpenampilan dan berpakaian, akhlak dalam pergaulan, akhlak kepada orang tua, akhlak kepada guru, akhlak kepada yang lebih muda dan akhlak-akhlak lainnya yang tergambar dalam kehidupan sehari-hari.

Wanita Allah ciptakan dengan amanah sebagai seorang istri dan juga seorang ibu bagi anak-anaknya kelak. Dan sebaik-baiknya istri dan ibu bagi anak-anaknya tentu yang paling baik dan bagus akhlaknya.

Itulah tiga karakter wanita penuh barakah, Rasulullah menyampaikan pesan ini kepada setiap wanita tentu dengan tujuan mulia yaitu meninggikan kemuliaan seorang wanita, membuat dirinya menjadi lebih berharga, lebih berdaya dan penuh pesona baik di bumi maupun di langit.

 

Artikel Menarik Lainnya







comments