Topik mengejar kebahagiaan memang menjadi suatu topik yang tak pernah habis-habisnya jika dibahas. Mendefenisikan kebahagiaan juga menjadi suatu hal yang tak pernah usai entah sampai kapan. Banyak orang mengira kalau bahagia itu selaras dengan harta atau materi yang dimiliki, faktanya ternyata tidak juga, bahkan ada sebagian orang semakin banyak harta yang dimilikinya semakin jauh ia dari rasa bahagia. Ada juga yang mengira jikalau kebahagiaan itu ketika sudah menikah, namun faktanya orang yang sudah menikah tambah bermasalah hidupnya dan semakin jauh dari bahagia.

Di tulisan-tulisan sebelumnya kami juga sudah beberapa kali membahas tentang bahagia secara umum. Dimana sebelumnya kami sampaikan kebahagiaan didapat dan diraih jika kita hidup selalu menyandarkan diri kepada Allah SWT. Pada tulisan kali ini kita akan membahas bagaimana merealisasikannya dalam kehidupan nyata lebih tepatnya dalam bentuk gaya hidup kita, karena ternyata untuk mencapai kebahagiaan sejati tidak didapat hanya dengan menjadi pribadi yang shaleh atau shaleha secara spiritual juga akan tetapi harus shaleh dari berbagai segi kehidupan.

4 Gaya hidup yang akan membuat kita selalu bahagia dan bahkan semakin bahagia dari hari ke hari adalah :

1. Hidup sederhana secukupnya dan sebutuhnya.

Gaya hidup yang pertama adalah tentang bagaimana mengatur keuangan khususnya pengeluaran karena menurut survei kami secara kecil-kecilan masalah keuangan menjadi masalah teratas yang sangat berpengaruh terhadap kebahagiaan seseorang. Solusi utama masalah keuangan adalah belajar hidup secukupnya dan sebutuhnya, bukan hidup mengikuti keinginan-keinginan yang tak berujung dan tak pernah puas.

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara syetan dan syetan itu adalah sangat ingkar kepada tuhan-Nya (Q.S Al-Isra’ : 27)

Begitulah islam mengatur kita agar tidak boros (mengikuti keinganan) dalam kehidupan kita ini. So, mulai saat ini mari belajar hidup sederhana sebutuhnya dan secukupnya.

2. Membangun hubungan baik dengan orang dekat

Siapa oramg dekat kita?, mereka adalah orang tua, saudara, pasangan (suami-istri). Bangun hubungan baik dengan mereka, hadirkan suasana saling mendukung, saling menyayangi, saling mencintai dengan orang-orang terdekat kita. Kebanyakan orang yang memiliki masalah dalam hidupnya, biasanya juga memiliki masalah dalam hubungan dengan orang-orang dekatnya apakah itu bermasalah dengan orang tua maupun pasangan hidupnya.

3. Menghargai waktu sebagai mutiara yang tak ternilai harganya

Waktu mengalir dalam kehidupan kita ibarat air yang mengalir dari kran, yang mana jika dia sudah keluar dan kita sia-siakan tidak akan bisa dikembalika lagi. Sekarang mari kita evaluasi diri sendiri, dari waktu 24 jam yang Allah berikan kepada kita berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk hal-hal positive dan produktif dan berapa banyak waktu kita yang terbuang sia-sia hanya untuk tiduran, main hp, nonton, nongkrong dan lain sebagainya.

Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk hal-hal produktif in syaa Allah dengan begitu kebahagiaan makin melekat dalam diri kita.

4. Menjadikan Al-quran dan Sunnah sebagai tuntunan kehidupan

Dan hal ke-empat yang akan membuat kita menjadi makin bahagia adalah dengan menjadikan Al-quran dan sunnah tuntunan dan rujukan kita sebagai gaya hidup bukan hanya sebatas kewajiban sebagai umat islam akan tetapi sebagai kebutuhan dan gaya hidup.

Itulah 4 hal yang jika kita lakukan dengan konsisten dan penuh komitmen in syaa Allah kebahagiaan tak perlu lagi kita cari karena ia telah bersama dengan kita.

Artikel Menarik Lainnya







comments