Baginda Muhammad Rasulullah SAW suri teladan kita, mulai dari diam, ucapan, tingkah laku dan akhlaknya  menjadi mutiara nasihat yang tak ternilai harganya bahkan hingga dunia ini tiada. InsyaAllah menjadi jalan keselamatan bagi kita jika mengikuti setiap patah kata darinya. Banyak nasihat kehidupan yang beliau wariskan bahkan ada ribuan sabdanya yang dicatat, diuji kebenarannya hingga dibukukan, menjadi kemuliaan bagi yang menghafalnya dan terlebih bagi yang juga mengamalkan dan menyampaikan indahnya mutiara-mutiara nasihat tersebut.

Tercatat dalam sejarah Rasulullah begitu mencintai anak kecil. Pernah suatu ketika sepulang dari peperangan beliau ada di atas unta iring-iringan pasukan dan ketika melihat anak kecil Rasulullah turun dari untanya hanya untuk sekedar tersenyum kepada anak kecil tersebut.

Mutiara nasihat Rasulullah SAW ini memang dalam hadits periwayatannya disampaikan kepada anak kecil, namun setiap kalimat berharga dari beliau ini tentu juga sangat cocok untuk semua kalangan termasuk anak muda, yang dewasa maupun yang tua. Bagi orang tua tentu sangat penting sebagai bahan pengajaran untuk anak-anaknya.

Mutiara nasihat Rasulullah SAW ini kami ambil dari sabda beliau yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ibnu Abbas RA.

1. Jagalah agama Allah, niscaya Allah akan menjagamu

Dalam nasihat yang pertama Rasulullah berpesan agar kita senantiasa menjaga agama Allah, banyak makna tersirat dalam satu kalimat sederhana ini, salah satu makna tersirat bagi kita sebagai bentuk ikhtiar menjaga Agama Allah tentu dengan melaksanakan Shalat 5 waktu sebab shalat adalah tiang agama, jika ibaratkan dengan rumah maka rumah tak akan bisa berdiri tanpa adanya tiang, begitu juga dengan agama ini tak berdiri jika kita tidak mendirikan shalat. Cara menjaga agama Allah yang lain tentu masih banyak seperti mendakwahkan agama ini kepada yang lain, menjaga akhlak dan kepribadian kita agar menjadi contoh dan teladan bagi sekitarnya dan lain sebagainya.

2. Jagalah agama Allah, niscaya engkau menemukan Allah di hadapanmu.

Menemukan Allah di hadapan kita, kita merasa dekat dengan Allah meskipun sejatinya Allah sangat dekat dengan kita terkadang karena hati dan pikiran lalai dari Allah sehingga Allah terasa begitu jauh dari kita.

3. Apabila engkau meminta, mintalah kepada Allah dan Apabila engkau memohon pertolongan, mohonkanlah pertolongan kepada Allah.

Allah mahakuasa, Allah maha segalanya, Allah raja di langi dan di bumi. Allah yang menurunkan beragam nikmat-nikmat yang kita rasakan dan Allah jugalah yang memberikan bermacam ujian untuk menguji kualitas keimanan dan ketakwaan kita. Di saat kita menyadari Allah adalah segalanya, maka tentu kita juga meyakini tiada tempat memohon dan meminta pertolongan kecuali hanya pada Allah SWT.

Jika Allah menguji kita dengan masalah dan ingin mengeluh maka mengeluhlah pada Allah, jika kita merasa begitu beratnya beban hidup dan ingin mengadu karena tak sanggup akan beratnya maka mengadulah pada Allah. Karena Allah adalah segalanya mari selalu utamakan Allah sebagai tempat meminta dan memohon.

4. Ketahuilah bahwa seluruh manusia apabila berkumpul untuk memberimu manfaat, mereka tidak akan dapat melakukannya selain dengan sesuatu yang Allah takdirkan untukmu.

Terkadang kita menjadi manusia lemah yang sering mengggantungkan harapan pada makhluk yang lemah. Campur tangan Allah, itulah makna dalam nasihat ini, apapun yang terjadi didunia ini adalah sebab oleh keikutsertaan Allah.

5. Kalau seluruh manusia berkumpul untuk memberimu mudharat, mereka tidak akan dapat melakukannya selain dengan sesuatu yang telah Allah takdirkan atasmu. Pena telah diangkat dan tinta di buku catatan telah kering. 

Karena lagi-lagi manusia adalah makhluk yang lemah, mak tak perlu takut atau khawatir jika banyak orang ingin berbuat buruk pada kita. Dan, juga kita tidak menyalahkan keadaan atau orang lain jika sesuatu yang tidak mengeenakkan menimpa kita. Sebab segala sesuatu yang menimpa kita adalah takdir dari Allah SWT yang telah tercatat.

5 Mutiara nasihat Rasulullah SAW, adalah rangkaian mutiara berharga yang mendidik kita agar menjadi hamba yang dekat serta berserah diri pada Allah SWT. Kelima nasihat diatas akan mengasah keimanan serta meningkatkan ketakwaan kita pada Allah SWT, semoga bermanfaat dan menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan hidup kita serta anak-anak kita. [Uda Agus/Elmina]

Sumber foto : frozzaholic.com

Artikel Menarik Lainnya







comments