Menjadi jomblo paling bahagia, mungkin kedengarannya lucu tapi menurut kami ini adalah penting yang mesti dipahami oleh siapapun itu yang masih sendiri atau dalam istilah kekinian disebut jomblo. Sebelum menelusuri satu per satu tipsnya ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu, ada 2 sebab yang menjadikan seseorang menjadi jomblo. Yang pertama adalah jomblo karena memang tak ada pilihan atau tak ada yang mau memilih, setiap mau cari pacar nggak ada yang mau, ada yang mau tapi nggak cocok atau ditolak terus.

Yang kedua, jomblo disebabkan oleh pilihan sadar dirinya karena ia menyadari pacaran itu maksiat dan pacaran adalah cara terburuk dalam mengisi masa penantiannya. Dalam suatu kesempatan Ustadz Bahctiar Natsir pimpinan Arrahmah Qur’anic Learning (AQL) mengingatkan orang yang memulai pernikahannya dengan pacaran maka ia akan kesulitan membangun rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warahmah.

Nah, yang akan menjadi uraian kita kali ini adalah bagaimana menjadi jomblo paling bahagia, bagaimana menjadikan masa-masa penantian akan pendamping hidup kita adalah masa-masa yang menyenangkan. Namun sebelumnya kita perlu mendefinisikan dulu apa itu jomblo paling bahagia ? Jomblo paling bahagia adalah saat dia mampu menjaga dirinya dari segala ancaman maksiat yang datang menghampiri, jomblo paling bahagia adalah mereka yang selalu mengingat Allah dalam keresahannya, jomblo yang paling bahagia adalah yang selalu berikhtiar untuk bersabar demi menjaga dirinya meskipun itu tak mudah dan jomblo paling bahagia meletakkan cintanya kepada Allah dan Rasulnya diatas cinta-cintanya pada yang lain. Jomblo paling bahagia adalah mereka yang menyadari untuk selalu taat dalam kesendirian bukanlah hal yang mudah namun ia tetap berikhtiar berlelah payah melakukannya karena iapun yakin pahala seseorang dihitung dari kadar kepayahannya.

So, sekarang tentu kamu sudah mengerti kan kalau pilihan menjadi jomblo bahagia bukanlah jalan tol yang licin, lancar dan bebas tanpa hambatan akan tetapi jalan menjadi jomblo bahagia adalah jalan menanjak terjal yang dipenuhi kerikil, namun yakinlah pada ujungnya akan menemukan mata air ketakwaan yang tentu sangat menenangkan jiwa dan raga. Berikut adalah 5 tips menjadi jomblo paling bahagia.

1. Menerima

Lamaran akan terasa indah ketika diterima bukan ? Kalau di tolak, apalagi dari orang yang kita cintai tentu mengiris-ngiris jantung hehehe. Begitu juga dengan hidup ini, ia akan indah disaat kita mampu menerima apapun kondisinya dan bagaimanapun situasinya, menikmatinya dengan penuh keikhlasan serta berusaha mengais hikmah dibalik setiap kejadian tersebut.

Begitu juga saat menerima kondisi diri yang masih sendiri, meyakani kalau itu adalah ketentuan terbaik dari Allah untuknya serta mencoba memikirkan sebanyak mungkin kebaikan-kebaikan apa yang Allah sampaikan secara tersirat maupun tersurat pada kita.

2. Mensyukuri

Sejatinya kebahagiaan itu ada pada rasa syukur, semakin kita bersyukur maka semakin meningkat kebahagiaan tersebut begitu juga sebaliknya tidak ada syukur maka tak kan ada kebahagiaan. Allah SWT mengingatkan pada kita

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih(QS. Ibrahim: 7)

So, syukuri selalu setiap kondisi kita termasuk kita Allah karuniakan waktu luang untuk sendiri.

3. Memanfaatkan 

Ketika kita sendiri, berarti kita memiliki banyak waktu luang, banyak kesempatan yang tersedia maka manfaatkanlah waktu dan kesempatan tersebut untuk memperbaiki diri, berbenah diri dan juga menyiapkan sebanyak-banyak bekal untuk mengarungi lautan samudra rumah tangga yang hanya memiliki dua ujung, jika kita sukses melewatinya InsyaAllah syurga dengan beragam kenikmatan dunia akhirat diraih, namun jika kita gagal apalagi sampai menyia-nyiakan amanah dan tanggung jawab yang Allah beri tentu mau atau tidak kita akan mendapatkan balasan yang setimpal.

4. Memaafkan

Salah satu penghalang kebahagiaan seseorang adalah adanya rasa dendam, dengki dan dongkol pada seseorang dan yang lebih berbahaya jika marah, dendam dan dongkol tersebut pada diri sendiri atau dalam istilah kekinian susah move on, kerjanya menyesali masa lalu. Maka belajarlah untuk memaafkan, maafkan orang-orang yang pernah menjengkelkan kita, orang yang pernah menyakiti kita serta siapapun yang pernah membuat kita merasa tak nyaman, maafkanlah karena jika terus menyimpan rasa marah serta sakit hati dalam dada akan menjadi beban bagi diri sendiri.

Dan, yang paling penting juga maafkanlah diri sendiri berhentilah menyalahkan dan menyesali diri karena kekeliruannya di masa lalu karena hal tersebut jika terus menerus dilakukan sama sekali tidak akan mengubah keadaan. Memaafkan memang tidak akan melupakan kesalahan orang lain atau diri sendiri, namun setidaknya dengan memaafkan dan mengikhlaskannya kita bisa menjadikan hal tersebut sebagai guru dan pembelajaran berharga dalam hidup kita, syukuri kalau itu sebuah episode kehidupan yang layak dicatat dan dikenang.

5. Memberi

Dalam banyak penelitian memberi akan memunculkan hormon endorfin yang menyebabkan diri kita merasa lebih bahagia. Dalam Al-quran, sabda Rasulullah SAW-pun sangat banyak nilai-nilai kebaikan dari memberi atau berbagi. Berbagilah dalam bentuk apapun yang kita mampu, apakah dalam bentuk uang, ilmu, waktu atau mungkin hanya sekedar senyuman. Tapi yang terpenting banyak-banyaklah memberi, agar Allahpun memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk kita.Tolong orang lain terlebih dahulu, InsyaAllah Allah akan tolong kemudian begitu orang-orang bijak berpesan.

Sumber foto : www.muslimahcorner.com

Artikel Menarik Lainnya







comments