Agama ini menganjurkan setiap umatnya untuk membiasakan diri bangun di pagi hari. Pagi hari adalah waktu bertabur berkah kebaikan dan pahala. Allah sengaja memberi keistimewaan waktu ini dengan berbagai ibadah yang memiliki keutamaan mulai dari shalat sunnah di sepertiga malam, shalat sunnah fajar, shalat shubuh di awal waktu dan dzikir di pagi hari.

Secara kesehatan pun bangun pagi memiliki banyak manfaat seperti melancarkan peredaran darah, meningkatkan daya ingat, tubuh lebih segar dan banyak lagi yang lainnya. Bagi anak-anak dalam masa sekolah waktu pagi adalah saat yang tepat untuk belajar, karena di pagi hari daya ingat dan hafal lebih baik dibanding dengan waktu-waktu lainnya.

Bangun pagi juga adalah kebiasaan Rasulullah SAW yang patut kita tiru, para sahabat dan ulamapun membiasakan bangun pagi. Bahkan orang-orang hebat dari kalangan non muslim pun punya kebiasaan bangun pagi. Jadi, jelas kalau bangun pagi adalah kebiasaan baik yang perlu kita tanamkan pada anak-anak kita. Namun sayangnya bangun pagi ternyata cukup sulit tidak hanya kalangan anak-anak tapi juga kalangan dewasa. Untuk itu perlu kita melatih diri dan anak-anak agar terbiasa bangun pagi.

Berikut adalah 5 tips mudah melatih kebiasaan bangun pagi pada anak

1.  Orang tua memberikan teladan bangun pagi

Keteladanan adalah guru terbaik, begitu pun saat kita sebagai orang tua ingin menanamkan kebiasaan bangun pagi pada anak-anak kita maka pastikan terlebih dahulu kalau kita sudah melakukannya. Akan aneh rasanya jika orang tua menyuruh anaknya bangun pagi sementara dia sendiri bangun telat.

Tentu akan lebih baik jika orang tua melatih anak bangun pagi sembari juga membiasakan mendirikan ibadah-ibadah di pagi hari seperti qiyamul lail, shalat sunnah fajar, membaca Al-qur’an, berdo’a dan dzikir di pagi hari.

2. Biasakan anak tidur lebih awal

Tidur lebih awal untuk bangun lebih awal. Ini adalah kebiasaan baik yang perlu dilatih oleh orang tua pada anak-anaknya. Tak sedikit anak-anak yang tidur sampai larut malam disebabkan karena main dengan sang kakak atau adik, menonton televisi atau pun bermain game .Sebagai orang tua tentu sebaiknya kita membuat sebuah aturan dalam keluarga kalau anak tidur lebih awal, selepas shalat isya misalnya. Salah satu manfaatnya tentu lebih mudah saat bangun pagi nanti.

3. Biasakan anak bangun pagi sejak dini

Sejak dini itu tepatnya usia berapa ? Tentu ini relatif, lebih cepat tentu lebih baik. Alhamdulillah putra kami Ghazi sudah terbiasa ikut bangun pagi semenjak dia berusia 1 tahun. Saat dia bangun pagi kami membawanya keluar dari kamar, mengajak ikut tilawah Qur’an dan jalan pagi bersama. Saat hal ini sudah terbiasa dari kecil, InsyaAllah akan terbawa hingga dewasa kelak.

4. Ajarkan anak akan pentingnya bangun pagi

Jika anak anda sudah berusia diatas 3 tahun tentu sudah bisa diajak untuk berdiskusi. Cara membangun kebiasaan bangun pagi pada anak juga bisa dilakukan dengan menyampaikan pada anak keutamaan-keutamaan bangun di pagi hari baik dari sisi anjuran agama maupun manfaat dari sisi kesehatan.

Kita juga bisa memotivasi anak dengan menceritakan kisah Rasulullah, para sahabat dan ulama-ulama hebat lainnya dengan kebiasaannya bangun pagi.

5. Beri anak kesibukan di pagi hari

Saat anak sudah bisa bangun pagi dan shalat shubuh tantangan barunya adalah tidur setelah shubuh. Nah, untuk menghindari ini maka kita sebagai orang tua bisa memberikan kesibukan pada anak di pagi hari seperti membaca Al-qur’an, membaca buku, olahraga, menghafal surah-surah pendek, mendengarkan cerita / kisah muslim dan hal-hal positive lainnya.

Ayah, bunda dimana pun berada. Kita semua sebagai orang tua tentu menginginkan anak kita menjadi pribadi yang berkualitas baik itu akhlak, mental dan juga intelektualnnya. Dan salah satu karakter anak dengan pribadi berkualitas tentu memiliki kebiasaan bangun di pagi hari.

Sumber foto : americanpello.com

Artikel Menarik Lainnya







comments