Sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita yang shaleha begitu sabda nabi tentang wanita. Dunia akan terasa indah, akan terasa semakin berkilau oleh pesona-pesona wanita shaleha. Ada 8 permata muslimah yang apabila ini dijaga, dilindungi dan terus dipakai akan membuat dirinya semakin mempesona, tidak hanya untuk penduduk bumi bahkan juga untuk penduduk langit. 8 permata tersebut adalah :

Permata pertama : Manis parasnya teduh wajahnya

Maksud manis paras dan teduh wajah disini adalah wanita yang selalu menjaga roman mukanya terhadap siapapun yang dia temui. Hanya wajah-wajah gembira penuh kebaikan yang ia tampakkan terhadap siapapun yang dia temui, pantang baginya untuk bermuka masam terhadap orang lain. Sebesar apapun masalah yang dialaminya sepahit apapun kepahitan hidup yang dirasainya, sebesar apapun tangisan dalam dadanya namun ia tetap berusaha menyuguhkan senyum bahagia yang penuh pesona saat bertemu dengan orang lain.

Permata kedua : Bicaranya kebaikan diamnya dzikrullah

Muslimah yang penuh pesona selalu memberikan pesona kebaikan dalam setiap aktivitasnya termasuk saat berbicara. Jika ia berbicara maka tak lain mutiara-mutiara kebaikan yang keluar dari lisannya. Kala waktu diam maka ia gunakan untuk merenung, mengevaluasi diri, mengingat kebesaran Allah dan menyesali kelalaian yang telah diperbuatnya.

Permata ketiga : Cita-citanya mulia menjadi guru terbaik bagi anak-anaknya

Tak sedikit wanita yang belum menyadari kalau tugas utama seorang wanita setelah menikah adalah menjadi ibu bagi anak-anaknya serta menjadi istri bagi suaminya. Allah akan meminta pertanggung jawaban atas perannya sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya serta sebagai seorang istri dari suaminya. Bukan karir, bukan tentang harta, bukan pula tentang jabatan yang sukses diraih yang akan jadi kebanggaannya di hari akhir kelak melainkan berhasil mendidik anak-anak yang shaleh serta mendampingi suaminya dengan sepenuh pengabdian.

Maka menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah cita-cita mulia bagi seorang wanita, karena kelak inilah yang akan jadi kebanggaannya.

Permata keempat : Rasa malu adalah rahasia kecantikannya

Rahasia kecantikan wanita ada pada rasa malunya, semakin ia memiliki rasa malu semakin cantiklah ia. Ia malu auratnya terlihat oleh orang yang tak punya hak untuk melihatnya, ia malu saat tangannya bersentuhan dengan orang yang tak memiliki hak untuk menyentuhnya, ia malu saat hatinya diisi oleh nama orang lain hingga melalaikan hatinya dari mengingat Allah SWT, ia malu saat dunia lebih menguasai hatinya dibanding indahnya syurga-Nya.

Permata kelima : Ayah dan ibu adalah cinta istimewanya

Wanita yang shaleha sebelum menikah, maka ia akan memberikan pengabdian sepenuh hati dan jiwa pada orang tuanya. Ia hormati ayah ibunya, santun tutur katanya, ia dengarkan nasihat ayah ibunya dan jika kelak akan menikahpun ia akan memastikan suaminya adalah orang yang membantu pengabdiannya kepada orang tuanya menjadi lebih baik lagi, orang yang semakin mengikatkan tali cinta dengan ayah dan ibunya.

Permata keenam : Ia yang mencinta ilmu

Kalau dia berkumpul maka tempat berkumpulnya adalah majelis ilmu, saat sendirian maka kesendiriannya ditemani oleh ilmu (buku) . Ia menyadari banyak bekal, banyak pemahaman serta pengetahuan yang harus disiapkannya untuk menjadi seorang ibu dan menjadi seorang istri maka tak pernah lelah dirinya untuk terus belajar dan mengkaji ilmu.

Permata ketujuh : Sahabatnya sahabat syurga

Pilih-pilih teman, ya mereka para wanita shaleha adalah yang pilih-pilih teman. Ia memastikan temannya adalah teman yang membuat ketaatan terasa semakin meningkat dengannya, ketakwaan serta semakin berlipat bersamanya dan syurga terasa semakin dekat dengan keberadaannya.

Permata kedelapan : Berusaha mengamalkan ketujuh permata diatas dengan penuh istiqomah

Untuk memulai kebaikan diperlukan keberanian serta komitmen dan untuk menjaga serta merawatnya dibutuhkan konsistensi atau keistiqomahan. Menjadi pribadi baik, menjadi muslimah yang penuh pesona memang terlihat tak mudah namun bukan berarti tidak mungkin, saat ada kemauan, saat ada niat yang tulus, ikhlas serta kuat maka yakinlah Allahlah yang akan membantu untuk memudahkannya.

Sumber foto : jateng.tribunnews.com

Artikel Menarik Lainnya







comments