Pertanyaan :

Boleh di share apa itu taaruf mnrt islam? Apakah hkm dilhat dr segi agama dn estetika y seorang  wnita yg mngajak trlebih dahulu taaruf kpd seorang pria . Trima ksh atas phatiannya, ditunggu reapon y . Trimsss wslm …

-MH-

Jawaban :

Salaam, mbak MH.

 

Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Dalam makna khusus, istilah “taaruf” sering diartikan sebagai proses mengenal calon pasangan sebelum menikah. Tentu saja dalam prosesnya harus memperhatikan rambu-rambu yang digariskan syariat, misalnya tidak diperbolehkannyaikhtilat (pencampurbauran antara laki-laki dan perempuan) dan khalwat (berdua-duaannya seorang laki-laki dengan seorang perempuan).

Dalam Islam, wanita boleh saja mengajak taaruf terlebih dahulu kepada pria, dengan cara langsung maupun melalui perantara. Kisah wanita melamar pria tertera dalam hadits berikut ini,

dari Anas Radhiyallâhu ‘Anhu, dia berkata“Telah datang seorang wanita kepada Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam dan menawarkan diri kepadanya, dan berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau berhajat kepadaku?” Lalu ketika menceritakan hadits ini, maka anak perempuan Anas Radhiyallâhu ‘Anhu mengatakan, “Sungguh sedikit malu perempuan itu dan buruk akhlaknya.” Lalu dijawab oleh Anas Radhiyallâhu ‘Anhu, “Sesungguhnya dia itu (perempuan yang menawar diri) lebih mulia dan baik darimu karena dia mencintai Nabi Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam dan menawar dirinya demi kebaikan.” (HR. al-Bukhâriy).

Selain itu ada pula kisah melamar melalui perantara, seperti yang terjadi dalam kisah Khadijah yang melamar Rasulullah saw melalui sahabatnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kehormatan dan mencegah fitnah atas lamaran yang disampaikan.

Semoga cukup jelas yaa mbak MH 🙂

Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

7 + 15 =

Artikel Menarik Lainnya







comments