Pertanyaan :

Assalamu’alaikum wr…wb…

Saya seorang wanita berusia 25 tahun. Ada seorang lelaki yang hendak meminang saya, agamanya dan imannya pun lumayan, tapi saya tidak menyukainya. Entah kenapa saya tidak ada rasa, meski kami pernah ta’arufan dan kebetulan kami satu kelas di kampus yang sama. Dan saya pun pernah mencoba untuk menyukainya serta menerima lamaran tapi ketika satu minggu sebelum lamaran saya membatalkannya. Apakah sikap saya ini salah ? Dan harus bagaimana saya ? Terimakasih

wassalamu’alaikum..wr..wb..

Jawaban :

Waalaikumsalam…wr..wb..

Idealnya kalau ada yang ingin melamar terima dulu orangnya, dengarkan maksud dan tujuannya. Lalu setelah itu sebelum mengambil keputusan lihat agamanya, akhlaknya, minta pendapat orangtua, musyawarahkan dengan keluarga yang lainnya dan juga minta pendapat orang-orang shaleh, apakah lamaran itu akan diterima atau tidak. Jadi tidak memutuskan sepihak sendiri saja.

Karena sudah terlanjur melakukan hal itu jadikan pelajaran saja untuk ke depannya. Semoga ke depan lebih baik. Untuk masalah rasa suka dan cinta bisa ditumbuhkan setelah pernikahan nanti, malah itu yang lebih bagus. Dari pada belum menikah sudah suka dan cinta akhirnya bisa jadi pacaran.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

4 + 11 =

Artikel Menarik Lainnya







comments