Era digital seperti saat sekarang ini mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita 10 atau 5 tahun silam. Ini menjadi kabar gembira sekaligus juga menjadi tantangan tersendiri bagi kita khususnya para orang tua. Pada era digital seperti saat ini, segalanya dibuka selebar-lebarnya. Informasi muncul tumpah ruah secara tak terbendung, dan itu semua bisa diakses oleh siapa saja, darimana saja dan kapan saja selama memiliki koneksi internet.

Kehadiran internet bagai pisau bermata dua bagi putra-putri kita. Di satu sisi internet adalah karunia zaman yang bisa membantu berbagai keperluan kita akan banyak hal dalam waktu singkat, hanya dengan sekali sentuhan kita bisa menjelajah dunia. Sepuasnya. Namun di sisi lain kehadiran internet juga bisa berbahaya bagi kehidupan kita khususnya untuk anak-anak.

Dibalik begitu banyak kebaikan yang disodorkan oleh internet dalam era digital, ternyata juga membawa tak sedikit keburukan seperti game yang bisa menyebabkan kecanduan, berbagai jenis perjudian online, penipuan dan penculikan anak yang kerap terjadi, pornografi, dan pelecehan seksual terhadap anak seperti yang sempat heboh diberitakan akhir-akhir ini.

Kita tentu tak bisa menghentikan lajunya kemajuan zaman ini  ini tapi kita bisa menjaga dan mengawasi anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam keburukan internet. Bukan membatasi atau malah menjauhkan internet dari anak-anak kita, tetapi bagaimana kita sebagai orangtua bisa bijak dalam membersamai dan menuntun anak-anak kita dalam menggunakan internet.

Kita sebagai orangtuanyalah yang paling bertanggung jawab kalau internet bisa menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat bagi anak-anak kita, dan kita jugalah yang paling bertanggung jawab untuk memastikan agar anak-anak kita tidak terbawa arus dari keburukan internet.

Berikut kami hadirkan beberapa tips praktis yang bisa  orang tua lakukan agar anak-anak anda tidak tersesat di dunia maya. Menjadikan internet sebagai sahabat yang membedayakan bukan musuh yang membahayakan.

1.  Tentukan waktu yang tepat kapan sebaiknya anak kita dikenalkan pada internet

Sebelum mengizinkan anak untuk mengakses internet maka alangkah baik jika orang tua mempertimbangkan terlebih dahulu kapan anak semestinya dibolehkan untuk mengakses internet ? Parameternya tentu kebutuhan anak, jangan sampai anak anda mengakses internet hanya karena keinginan semata, ikut-ikutan dan bersenang-senang di internet. Sehingga saat membuka internet anak anda bingung mau ngapain akhirnya digunakan untuk hal-hal keburukan.

Kami menyarankan untuk membiarkan anak mengakses internet saat dia benar-benar membutuhkan semisal bahan untuk pelajaran sekolah dan lainnya. Setiap orangtua tentu boleh dan sangat dianjurkan agar menyayangi anak-anaknya tetapi perlu diingat juga jangan sampai alasan kita menyayangi anak malah menjadi keburukan baginya.

Di luar sana banyak orangtua yang memberikan gadget pada anaknya, mengajarkan anaknya menggunakan gadget untuk bermain game, menonton di youtube padahal masih di bawah 5 tahun. Jika hal ini dilakukan dalam pengawasan orangtua tentu tidak terlalu bermasalah, namun akan menjadi petaka jika anak dibiarkan sendiri bermain dengan gadgetnya tanpa mengenal waktu. Kecanduan, inilah akibat terburuknya. Anak anda akan kecanduan gagdet.

2. Anda perlu menjelaskan pada anak anda dampak dan keburukan di internet

“Nak..hati-hati nanti tangannya luka”

Tentu anda pernah memberikan nasihat itu pada anak anda saat mereka memegang pisau, orang tua menjelaskan pada anaknya agar berhati-hati dalam menggunakan pisau sebab jika tidak maka bisa melukai tangan sendiri.

Ketika mulai mengenalkan internet pada anak, kita sebagai orang tua perlu menjelaskan pada anak tentang kebaikan dan keburukan dari internet. Orang tua perlu pahamkan hal ini pada anaknya, sampaikan pada anaknya kalau tidak semua yang ada di internet adalah kebaikan, ada keburukan yang bisa membahayakan diri anak. Seperti kecanduan game, pornografi, penculikan dan lain sebagainya.  Jika anda mengenalkan internet pada anak di atas usia 7 tahun, tentu akan lebih mudah memahamkan anak akan hal ini.

3. Luangkan waktu untuk mendampingi anak saat berselancar di dunia maya

Untuk meningkatkan pengawasan di awal-awal anda perlu meluangkan waktu untuk mendampingi putra-putri anda saat berselancar di internet. Dalam proses pendampingan ini tentu juga sangat baik jika anak anda terus diingatkan agar berhati-hati dan menjaga diri saat mengakses internet.

Buat anak agar terbuka pada anda sebagai orangtuanya, agar dia tidak malu-malu menanyakan sesuatu saat berselancar di internet. Hadirlah sebagai sahabat yang menemani anak anda, jangan menjadi seorang pengawas yang malah membuat anak anda menjadi takut, was-was dan curiga ketika di awasi.

4. Mengawasi dan mendampingi anak saat bersosial media

Sosial media, salah satu produk dari era digital. Mampu membuat kita terhubung dengan banyak orang lintas kota, provinsi bahkan negara tanpa sekat. Sisi positivenya tentu ini akan memperluas jaringan persahabatan anak-anak kita. Tapi perlu juga diperhatikan kalau sosial media memiliki dampak buruk yaitu membuat anak kita terjerumus dalam pergaulan buruk di sosial media, berkenalan dan berbuat keburukan dengan orang-orang yang tidak baik.

Tak sedikit juga penipuan, penculikan dan berbagai kejahatan anak berawal dari sosial media. Untuk itulah orang tua perlu mengawasi dan mendampingi anaknya saat bersosial media. Mungkin juga akhir-akhir ini anda pernah mendengar berita bagaimana para laki-laki pedofil melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Mereka memiliki komunitas tersendiri di sosial media.

5. Tanamkan keimanan dan ketakwaan yang mengakar dalam diri anak

Sebagai orang tua tentu kita tak akan mampu mengawasi anak kita setiap saat, terlebih lagi jika anak-anak kita telah beranjak remaja. Mereka akan memiliki dunianya sendiri, pergi ke tempat yang jauh sehingga kesempatan untuk membersamainya semakin kecil. Untuk itulah kita sebagai orang tua perlu menanamkan keimanan dan ketakwaan yang mengakar dalam diri anak kita. Saat anak memiliki keimanan dan ketakwaan yang mengakar InsyaAllah dia akan tetap menjaga dirinya saat tak bersama dengan kita. Dia akan selalu menghindari diri untuk terjerumus dalam berbagai keburukan di internet, karena dia yakin Allah selalu mengawasinya.

Anak adalah anugerah terindah dari Allah Swt, menjaganya adalah amanah dan mempersiapkan dirinya untuk menghadapi tantangan zaman ke depannya adalah tanggung jawab kita, orang tuanya.

 

Artikel Menarik Lainnya







comments