Pertanyaan :

Asslamualaikum… wr…wb…

Saya ingin bertanya, waktu zaman SMA saya memiliki teman laki-laki yang begitu dekat, awalnya kita hanya berteman biasa tanpa ada perasaan lainnya, tapi seiring berjalannya waktu kami sama-sama saling jatuh cinta akhirnya kami memutuskan untuk menjalin hubungan tetapi hubungan tersebut hanya saya dan dia saja yang tahu (backstreet). Tetapi pada saat kita lulus dia meninggalkan saya dengan alsan ingin fokus kuliah terlebih dahulu dan saya pun begitu. Saya sudah mencoba melupakan dia 1 tahun terakhir ini, tapi kenapa rasanya sangat sulit , padahal kita sudah tidak tinggal dalam satu kota lagi. saya sudah mencoba menghilangkan dia dari pikiran saya dari perasaan saya tetapi tetap saja bayangannya terlintas. Saya juga sudah lebih menekatkan diri kepada Allah dan berdoa agar saya dijauhkan dan dilupakan apapun tentang dia. tetapi rasanya amat sulit. apa yang harus saya.

Wassalamualaiakum wr.wb

Jawaban :

Waalaikumsalam…wr…wb..

Jika sulit untuk melupakan saran kami cobalah untuk tidak lagi melupakannya. Tetapi perbanyaklah mengingat hal yang lebih penting dari itu apakah itu tentang tugas kuliah, meraih prestasi, tentang berkarya, berbakti pada orang tua, beribadah pada Allah Swt dan aktivitas produktif lainnya. Hindari menonton film atau sinetron atau tayangan yang memungkinkan akan membuat ingat lagi padanya, hindari mendengarkan lagu-lagu melow. Dan terus berdo’a pada Allah Swt agar diberi ketenangan dalam hati dan pikiran, hanya mengingat kebaikan saja dan seterusnya. Mungkin pada awalnya terasa sulit, jangan menyerah InsyaAllah Allah yang akan memudahkan. Semoga membantu ya

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

7 + 2 =

Artikel Menarik Lainnya







comments