“Kak jika aku cuek pada cowok nanti malah dibilang sombong…”  tanya seorang muslimah

Seutuhnya seorang muslimah adalah yang menjaga dirinya, dia menutupi badannya dengan hijab syar’i, menjaga hatinya dari berbagai penyakit hati serta membantu menjaga diri dari para laki-laki lain agar tak terjerat maksiat dengannya.

Pepatah bilang, cinta dari mata turun ke hati, dan para laki-laki jatuh cinta berawal dari pandangan mata. Sementara yang terjadi pada wanita adalah dari kata bersemi di hati. Cinta yang tersemai di hati para wanita pada seorang laki-laki berawal dari indahnya kata yang diramu menjadi bujuk rayu. Sehingga kecantikan menjadi senjata wanita dalam memikat kaum pria dan gombalan menjadi andalan laki-laki menakhlukkan hati wanita. Jika ada kecocokan maka ujung dari segala proses saling umbar dan bujuk rayu ini adalah pacaran.

Agar terhindar dari gombalan maut kaum adam tentu setiap muslimah harus memiliki benteng dalam dirinya. Benteng tersebut adalah pandangan yang ditundukkan, aurat yang ditutup dengan sempurna serta menjaga jarak dengan laki-laki. Menjaga jarak dalam pergaulan maupun komunikasi baik secara lansung maupun tidak lansung seperti melalui media sosial serta berbagai jenis aplikasi pesan instan.

Diamkan terus maka dia akan diam dengan sendirinya

Saat wanita didekati oleh pria, berawal dari kenalan, saling sapa, saling tanya kabar, berbagi cerita, curhat dan lama-lama akhirnya ngajak ketemuan. Terkadang disinilah terjadi dilema, jika dicuekin saja takut dibilang sombong, bahkan ada beberapa wanita malah takut kena karma  sombong kepada laki-laki malah membuat jodoh datang terlambat. Ah, tentu ini sangat mengada-ada.

Biasanya laki-laki akan semakin bersemangat mendekati wanita yang menjaid incarannya jika ada respon. Bagi laki-laki respon dari wanita saat dirayu semacam kode yang mengatakan “Ayo rayu aku lagi” sehingga dia akan terus melancarkan jurusnya. So, sebagai solusinya adalah diamkan maka dengan sendirinya laki-laki tersebut akan diam dan berhenti dengan sendirinya.

Dalam tata pergaulan Islam laki-laki dan wanita terpisah, mereka memiliki dunianya masing-masing. Jadi memang semestinya laki-laki dan perempuan memiliki jarak. Tidak melakukan interaksi kecuali untuk hal-hal yang sangat penting dan mendadak. Selain itu  sama-sama berusaha untuk menjaga hati dan diri dari berbagai bentuk interaksi yang akan menjerumuskan pada zina hati bahkan yang lebih besar dari itu. Seperti apa idealnya pergaulan laki-laki dan wanita dalam Islam ? Silakan baca tulisan kami terdahulu Beginilah semestinya laki-laki dan wanita bergaul.

Jika saat kamu membuat jarak dalam berinteraksi dengan laki-laki itu bukan berarti kamu sombong, tapi memang seperti itulah seorang muslimah harus bersikap. Dan setiap laki-laki hebat tentu mengerti akan hal ini.

Tak perlu khawatir jauh atau jodohnya lama datang gara-gara cuek pada laki-laki yang bukan mahrammu. Yakinlah setiap laki-laki yang baik tidak akan mendekatimu dengan bujuk rayuannya melainkan dengan datang ke rumahmu meyakinkan orang tuamu kalau dirinya layak menjadi laki-laki pendamping hidupmu dunia akhirat.

 

Artikel Menarik Lainnya







comments