Pertanyaan :

Asaalamualaikum..wr..wb..

Saya mau sharing, mengenai memilih pasangan hidup yang baik disaat ada dua orang sekaligus yang melamar saya tanpa menyakiti salah satu pihak. Sebagai wanita, saya hanya bisa memilih salah satu diantara mereka, namun diantara keduanya pastilah memiliki kekurangan dan kelebihan. Di sisi lain selain agamanya dan akhlaknya yang baik, dari salah satu mereka, ada pria yang saya cintai, hanya saja dari segi kemapanan masih merintis, namun saya sudah mengenal jauh mengenai keluarganya, dan ia pun berniat melamar saya, namun di sisi lain ada pria yang baru saya kenal, namun dia mencintai saya apa adanya, dan nilai lebihnya dia sudah mapan.

Tapi saya masih belum mengenalnya terlalu jauh, namun pria tersebut sudah berani ingin melamar saya. Bagaimana saya memilih di antara keduanya? Apakah saya harus memilih pria yang saya cintai dan kami pun saling mencintai satu sama lain karena kami sudah saling mengenal keluarganya satu sama lain, namun masih merintis karir, atau pria yang baru saya kenal tetapi dia mencintai saya dan sudah mapan?  Jika dari sudut pandangan orang tua, biasanya orang tua lebih memilih pria yang mapan, namun hati saya belum mencintainya, itu bagaimana? Mohon minta solusinya. Terimakasih. Wasalamualaikum wr wb.

Penanya : Ukhti Hamba Allah

Jawaban :

Waalaikumsalam..wr..wb..

Alhamdulillah, turut senang mendengar kabar sudah ada yang ingin melamar anda, jika terjadi kebimbangan antara dua pilihan seperti yang anda alami maka saran coba lakukan beberapa hal berikut. Yang pertama, lihat mana yang lebih baik akhlaknya, lebih baik ibadahnya, lebih santun, lebih cocok untuk menjadi seorang ayah bagi anak-anak anda kelak serta suami yang akan hidup bersama hingga ke syurga nanti. Yang kedua adalah coba diskusikan dan minta pendapat dari orang-orang terdekat seperti ayah, ibu, kakak, adik, paman, sahabat terdekat dan juga dari orang-orang shaleh seperti ustadz atau ustadzah dan yang ketiga adalah pilih yang paling menyelisihi nafsu duniawi diantara keduanya contohnya jika hati cenderung pada fisik, harta, pendidikan maka pilihlah yang menyelisihinya, tentu yang terakhir dilakukan setelah melakukan dua hal diatas. Semoga Allah mudahkan dan berikan jodoh yang terbaik untuk anda.

 

Sumber foto : riandinigallery.blogspot.com

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

4 + 11 =

Artikel Menarik Lainnya







comments