Pertanyaan :

saya sudah 1 tahun pacaran, awalnya semua keluarga merestui hub kami. Sampai lah niat baik kami, karena tidak mau menunggu lama saya dan calon saya memutuskan buat bertunangan dan menikah, Namun tanpa disadari H-1 pertunangan semua mendadak tidak setuju kecuali orang tua.  Pemicu awalnya adalah miss komunikasi antara kita dan pihak keluarga berhubugan kita sama sama merantau. Jadi saya disini bingung, apa yang harus saya lakukan untuk meyakinkan keluarga? dan saya sudah Istikharah dan Tahajud sampai saat ini saya masih yakin dengan pilihan saya, tapi keluarga tidak mendukung.

Mohon solusi nya, terimakasih,
Judul Pertanyaan: cinta tanpa restu keluarga kecuali ayah dan ibu.

Jawaban :

dear M,

Memang agak sulit ya bagi kita yang muslimah, mengingat urusan pernikahan harus dengan sepersetujuan wali (dalam hal ini ayah terutama). Dan lepas dari itupun, tentu akan jauh lebih nyaman jika pernikahan kita direstui orangtua. Tapi terus saja berusaha berlaku baik terhadap mereka, karena bagaimanapun, kewajiban untuk birrul walidain lebih utama dibandingkan yang lainnya.

anyway ketidaksetujuan orangtua pasti memiliki alasan ya.. apakah sudah coba dikomunikasikan baik-baik dengan mereka?
jika karena miss-komunikasi, sampaikan bagaimana yang sebenarnya.
dan jika dialognya belum juga berhasil. mungkin bisa mencoba cari pihak ketiga yang cukup dihormati dan didengarkan oleh semua pihak. mudah-mudahan ayah ibu lebih terbuka.
jangan lupa memohon petunjuk selalu pada  Allah karena Dia-lah yang Maha Membolak-balikkan hati dan Maha Mengetahui Segala Urusan.
Namun jika memang belum tampak jalan keluar, cobalah menepi sejenak dari masalah ini, take your time alone.  Berdialoglah dengan Allah lebih sering lagi, dan minta kelapangan hati serta urusan agar jikapun belum berjodoh saat ini, Allah akan  berikan solusi terbaik.
Selain itu, coba cari-cari hal positif / hikmah apa yang mungkin Allah rencanakan di balik semua kejadian ini. Mungkinkah Allah tidak ingin kamu berpacaran sebelum menikah? Atau menempuh cara yang lebih Allah suka dan berkahi? 🙂
Karena semua urusan terjadi dengan seijin Allah, maka pasti semua kejadian adalah yang terbaik dari-Nya. Tinggal kita saja yang pandai-pandai melihat kebaikan yang terkandung di baliknya, dan bersikap terbaik sebagai hamba-Nya.
Tetap semangat ya…
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

12 + 5 =

Artikel Menarik Lainnya







comments