giveaway-result-coments

 

Dari 204 komentar yang masuk sebagai peserta giveaway kami di bulan november ini (Lihat disini), tersaringlah beberapa kisah yang sangat menarik & inspiratif bahkan membuat kami terharu membaca kisah para shalihat dalam menceritakan segala proses hijrahnya mereka menjadi sosok muslimah yang lebih baik lagi.

Akhirnya kami yang tadinya hanya membatasi 5 pemenang dalam giveaway ini, akhirnya kami tambahkan 1 pemenang lagi untuk berhak mendapatkan 2 buah khimar Elmina yang seragam. Dan ini bisa jadi salah satunya kamu lho..

Mau tau kisah hijrahnya 6 pemenang giveaway ini?

1. Khairani She Lamen

Bismillahirrohmanirrohim…jika ana diizinkan mendapatkan kesempatan #Giveaway Elmina, ana ingin menghadiahkan untuk kakak Rahma Djailani, sepupu, kakak, teman, guru dan saudari seiman yang telah mengenalkan jalan hijrah padaku. Aku yang tadinya dengan style jilbobs menjadi jilbab itu hal yang sangat berkesan bagi saya. Kak rahma, yg merangkul saya dalam ukhuwah, menasihati dalam ketulusan dan mengenalkan betapa muslimah itu istimewa dengan pakaian syar’i pakaian yang seharusnya dikenakan muslimah , mengenalkan indahnya ukhuwah islamiyah dalam setiap nasehat yang tidak pernah membuat saya bosan.

Hingga kini, aku selalu rindu setiap nasihatnya, canda dan gayanya merangkul saya,membuat saya tak akan lupa, karena sampai hari ini, berdiri didepan kaca dengan jilbab dan khimar yang menutup aurat, aku masih terharu dgn perubahan ini,karena tidak pernah terbayangkan sebelumnya,akubyang tomboi dan rada cuek kini berdiri dgn jilbab dan khimar menutup aurat.

Hidayah itu milik Allah, oleh karena itu..aku sungguh bersyukur memiliki kak Rahma sebagai perantara jalan hijrahku.
moga, Alllah SWT senantiasa melimpahkan kebaikan kepada kak rahma dan keluarga dan menjagaku agar tetap istiqomah dijalan hijrahku. Aamiin Allahumma Aamiin ?￰゚リヌ

Jazakillahu khairon Elmina

2. Irna Sabrina

Bismillaahirrohmaanirrohiim.. Assalamu’alaykum..
Jika Allah mengizinkan.. Saya ingin memberikan khimar ini kepada sahabat yg In Syaa Allah hingga ke Jannah-Nya.. Dian Zola..
Mengapa saya ingin memberikan khimar ini kepadanya? Karena bagi saya, dia bukan hanya teman, tapi juga sahabat, kakak, saudara bahkan seperti keluarga yang sudah sangat lama mengenalnya..
Awal saya bertemu dengannya yaitu saat kami sama2 menjalani perkuliahan.. Dian adalah seorang rantauan dari Pekanbaru, Riau.. Datang ke Jakarta untuk mencari ilmu sekaligus hidup sebagai wanita yang mandiri.. Semester 1 dan 2.. Kami belum begitu sedekat seperti sekarang.. Hingga akhirnya pada semester 3, saya memutuslan untuk ambil kelas malam lantaran pekerjaan.. Kami sempat hilang kontak selama 2 tahun dan Alhamdulillah, Allah mempertemukan kami kembali pada semester 7 lantaran saat itu, Dian pun juga pindah ke kelas malam.. Saat pertama kali bertemu.. Saya melihat banyak perubahan pada dirinya.. Mulai dari cara berpakaian hinggau tutur katanya yang sangat lembut.. Sampai saya berpikir, Masyaa Allah, saya ingin seperti dia.. Saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi.. Awal saya mengenakan hijab yaitu saat saya kuliah semester 3 tetapi saat itu, hijab saya belum seperti sekarang.. Masih pendek dan memakai celana jeans.. Alhamdulillah, saya ingat dengan wanita itu.. Dian Zola.. Apakah saya bisa mendapatkan no teleponnya? Dan Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan no telp nya dari salah satu teman kuliah saya.. Saya mulai whatsapp Dian dan bertanya mengenai kajian keislaman dan dapat mengikuti Liqo sesuai yang saya dambakan dahulu.. Alhamdulillah, akhirnya Dian membantu saya untuk bisa masuk lingkaran itu.. Maha suci Allah.. Allah begitu baik kepada saya yang fakir ini.. Allah pertemukan saya kembali dengan sahabat saya, saudara saya, kakak saya, teman curhat saya.. Aahhh Dian Zola..  .. Rasanya saya ingin menangis di kala saya dapat bergabung dan lebih mengistiqomahkan diri di hadapan Allah.. Karena Dian jg.. Saya pun memantapkan diri untuk tampil dengan balutan hijab syar’i.. Dian hanya bilang.. “Jangan peduli apa kata orang Bina, kan kita berhijab karena Allah, nah hijab seperti inilah yang diridhoi oleh Allah”…. Seketika saya terharu dan ingin sekali memeluknya..
Jazakillaahu khoiron katsiiron Dian, tanpa Dian, mungkin Bina tidak akan seperti sekarang.. Allah beri Dian untuk Bina.. Dian perantara dari Allah agar Bina dapat kembali ke jalan-Nya.. Menjadi muslimah seutuhnya..

Sekarang, Dian balik lagi ke Riau.. Rasanya sperti ada yg hilang dalam diri Bina.. Rasanya kangen banget sama Dian.. Semoga, Dian bisa balik lagi ke Jakarta dan kita bisa pergi kajian dan Liqo bareng..

Alasan saya ingin memberikan khimar ini kepadanya karena saya ingin memakainya kembaran ketika pergi bersama dia.. Supaya bisa sehati terus dengannya.. Supaya kalau kita sedang berjauhan.. Khimar inilah yang jadi obat kangen Bina ke Dian..

Dian, kangennnnn
Rasanya ingin nangis.. Semoga Dian balik lagi dan kalau bisa tinggal di Jakarta yaaa
Aamiin ya Rabb..

3. Khyarina Binti Muhammad

Beliau adalah sahabat saya, teman berbagi kala senang atau pun sedih. Beliau sangat hebat dalam menyemangati dan selalu berusaha memberi respon positif dalam tiap kejadian paling buruk sekalipun. Sehingga kami merasa nyaman dan aman berada di sisinya.Meski terpaut usia sangat jauh, beliau mampu menyesuaikan gaya bicara dengan saya dan teman-teman saya yang lain.
Beliau adalah sahabat, teman, orang tua yang pertama sekali mengenalkan tauhid pada saya, mengajarkan gerakan shalat, melafalkan doa-doa harian, mengeja huruf a ba ta tsa dan mengajar tajwid supaya saat dewasa saya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Beliau benarlah seorang penyabar yang pontang panting mengejar kami saat masih balita untuk menyuapi sendok demi sendok nasi, merawat ketika sakit, serta mendoakan kami agar selalu sehat. Ya, beliau adalah Ummi saya, wanita luar biasa yang telah mengandung saya di rahimnya selama 9 bulan dan melahirkan saya 28 tahun yang lalu. Kini, setelah saya menjadi seorang ibu, barulah terasa perjuangan Ummi saya dulu dalam membesarkan kami. Tidak segampang ucapan bibir semata.
Karenanya, bila saya mendapat sepasang khimar ini akan saya hadiahkan untuk Ummi saya tercinta, Husna Yahya. Semoga Ummi sehat selalu, mendapat rahmat dan keselamatan dari Allah di dunia dan akhirat.

4. Hana SafitriLiyani

Asslamualaikum para ukhti cantik,
Saya punya sahabat namanya alin, dia lebih tua dari pada saya dia sudah menikah dan memiliki anak berusia 1 tahun.
Kita sama-sama kerja dalam bidang yang sama, saya Hana dan Alin seorang guru taman kanak-kanak ( PAUD ). Kita berkenalan ketika kita sama-sama masuk dalam perguruan tinggi di Jember, ternyata dunia itu sempit dia kerja dalam wiliyah yg sama dg saya, jadi kita sering bertemu dalam berbagai kegiatan..
Dulu waktu kita hanya berteman biasa saya selalu iri dg dia, dia selalu mendapatkan apa yg dia mau. Saya selalu munuduh dia yg bukan-bukan. Contohnya dia pernah menang lomba dalam melukis saya cerita keteman-teman yg lain bahwasanya dia memberikan intruksi yg salah pada saya, padahal sy tahu bagaimana intruksi yg diberikan oleh juri. Saya selalu ambil untung dari dia..
Tapi ukhti,,,,,,,
Lambat laun saya berbenah diri dg sering membaca postingan dari berbagai medsos islami dan yg paling utama dia selalu mengajari saya untuk pandai-pandai bersyukur
Nah, kenapa sya ingin memberikan khimar kepada sahabat saya
Dia bisa menjadi kakak bagi saya dan sahabat yg selalu menyayangi saya meskipun saya pernah berbuat salah pada dia
Merubah hidup saya yg dulunya saya selalu iri, dengki, dan suka jahatin mbak alin
Kita juga sebagai sahabat berubah menjadi insan Allah yg lebih baik
Yg dulunya kita no hijjab
Lambat laun berubah, awalnya pakai hijjab sekali pakai sampai akhirnya kita sama-sama menjadi guru hijjab bagi teman-teman kita yg lain (hijjabers gitu  )

5. Elkanisa Mahdi

Namanya Aini Sulistianai… Dia adik manis saya, saudara sepupu. Dari sekian banyak sepupu perempuan, saya hanya dekat dengannya saja. Cewek manis nan cerewet yang suka banget cerita, ngelawak dan… ngebully saya habis-habisan, katanya sih biar sayatermotivasi untuk maju, gak melulu kayak katak dalam tempurung. Tapi, ya dasarnya saya aja sih, ga mudah nerima nasihat. Hee
Mengapa saya sayang sama dia? Sebab cuma dia yang bisa bikin saya nangis jejeritan, pulang membawa cerita diusir dari rumahnya, ya sama dia. Dia yang bikin saya iri, sebab orangtua saya lebih bangga sama dia ketimbang anaknya sendiri. Ya, paling nggak, itu yang membuat saya termotivasi untuk lebih bisa dibanggakan dari dirinya oleh orangtua saya. Benar saja, sejak bersekolah di salah satu ponpes di daerah kami. Saya dan dia jarang bertemu, sekalinya ketemu paling saat dia pulang karena libur atau karena sakit. Ia semakin dibanggakan oleh banyak orang, dari situ saya mulai mencaritau tentang islam, termotivasi dengan hijabnya itu saya bertekad untuk juga berhijab. Dan, akhirnya saya berhijab sejak memasuki bangku SMA. Berkat dia? Sedikit banyak karena dia. Mungkin sebab sejak kecil selalu bersama, maka rasa sayang pada adik manis satu ini semakin kuat.
Saya ingin sekali memakai khimar kembar ini bersamanya, dia yang selalu peduli pada saya, tak segan dan selalu semangat membantu ketika saya butuh. Meskipun saya jarang sekali dapat berbuat apa-apa untuk menolongnya ketika ia kesusahan. Saya ingin menghadiahinya khimar ini sebagai simbol sayang saya padanya. Sebagai tanda terima kasih atas segala yang dia lakukan untuk saya. Terima kasih Esti Alya Quntaz

6. Wiwit Puji Lestari

Rasulullah s.a.w bersabda..”salinglah memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai”… Tiga tahun kami sudah saling mengenal, berada di dunia kerja yang sama, tetapi kami tidak begitu akrab waktu itu, hanya saling sapa sekedarnya, itu pun hanya mengenai pekerjaan yang kebetulan mengharuskan kami untuk komunikasi, selebihnya kami tidak memiliki hubungan dekat. Awalnya karena hobi kami sama, yakni membaca. Dan penulis favorit kami pun sama. Waktu itu, dia menyatakan ingin membaca novel yang saya punya. Dari situlah kedekatan kami berawal, perlahan komunikasi kami bukan hanya sekedar masalah novel favorit kami, ketika adzan mulai berkumandang ada bbm masuk, dan itu dari dia, isinya “sholat dulu yuukkk”. Saya tersenyum membacanya . Kami semakin sering berinteraksi semenjak itu, bukan hanya sekedar saling meminjami buku, kami mulai berbagi dari sedikit makanan atau rizki yang kami punya. Berbagi suka duka. Memang benar, kalimat dari Salim A. Fillah bahwa dalam dekapan ukhuwah yang berharga adalah apa yang bisa kita nikmati bersama, bukan sesuatu yang secara egois kita sesap sendiri. Saya selalu inget dia ketika punya cemilan, walaupun cuma sekedar saling icip-icip karena kadang cuma sedikit, tapi nikmatnya luar biasa, ini bukan soal rasa, atau kuantitas, apalagi merk makanannya, tapi ada yang lebih penting yaitu dengan siapa kita menikmatinya. ^_^(nah kan saya sedikit lebay kalo sudah berkata-kata, hihihi ) Beberapa bulan kemudian kami beserta teman-teman yang lain sepakat mengadakan kelompok pengajian yang di adakan di tempat kami bekerja setiap senin malam. Saling belajar satu sama lain, melingkar penuh cinta. Memperkuat dan mempererat ukhuwah diantara kita.Tidak perlu ditanya, tentulah kami semakin lengket kayak perangko  , kemana-mana berdua, shalat jama’ah berdua, makan bareng, jalan bareng, sampai ada yang bilang kami seperti anak kembar, dimana ada dia disana ada saya, sahabat sejati katanya . Alhamdulillah, semoga persahabatan yang tampak indah terjalin dari luar semakin erat terjalin di hati kami masing-masing. Dia selalu mengajakku untuk berjamaah setiap ada kesempatan, saling berbagi postingan-postingan yang bermanfaat. Kami bekerja di dunia tambang, sebelumnya kami sama-sama memakai celana jeans di tempat kerja. Karena merasa hal tersebut tidak syar’i, saya memutuskan untuk mengenakan rok di tambang, dengan sebelumnya menanyakan ke pihak safety apakah diperbolehkan? Alhamdulillah, kata mereka bukan masalah pakai rok atau celana, tapi apa pun bawahan yang di pakai asal sopan dan tetap mengenakan APD (Alat Pelindung Diri). Jadi temen-temen yang kebetulan sedang membaca tulisan saya, bisa membayangkan di saat saya berada di lapangan, saya menggunakan helmet, rompi yang menyala (mirip tukang parkir atau seragam yang menyala seperti pemadam kebakaran) dan memakai sepatu safety pastinya. hihihi. Yah awalnya aneh, karena sekitar melihat hal itu bukan sesuatu yang biasa. Perubahan itu memang perlu kepedean  . Tidak berselang lama, dia pun hijrah juga, mengenakan yang sama sepertiku. Bahagianya itu tidak bisa di ungkapin lewat kata-kata (maaf, lebay lagi  ), memiliki sahabat dengan visi yang sama. Kami berjanji untuk menjadi sahabat dunia akhirat. Jika Rasulullah s.a.w pernah mengatakan kalimat yang membuat iri seluruh makhluk saat beliau mendekap jenazah julaibib, maka biarkan kali ini saya mengulangi kalimat itu, untuk seseorang yang saya ingini bisa bergurau bersamanya di atas dipan-dipan permadani yang dibawahnya mengalir sungai-sungai di syurga ciptaan Allah SWT, ” Yaa Allah, aku mencintainya, dia adalah bagian dari diriku, dan diriku adalah bagian dari dirinya”. Oleh karena sabda Rasulullah di atas, dan juga kalimat dari ustadz Salim A. Fillah, saya ingin berbagi kerudung cantik dari Elmina Indonesia dengannya, yang kusayangi karena Allah. Memang setiap manusia memiliki kehendak, tetapi kehendak Allah di atas kehendak kita, jangan menyerah# “Wa lam akun bidu’a ika rabbi syaqiyya, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo’a kepadaMU Yaa Tuhanku :)(QS.Maryam : 4)#tulisan ini saya dedikasikan untuknya#gandeng tangan erat sampai akhirat dan jannah-Nya#sepenuh cinta untuk sahabatku Olivia O’o

Rasanya memang sulit sekali memilih yang terbaik dari 204 komentar yang inspiratif yang ikut serta dalam #GiveawayElmina… But, decision has been made!

Dan selamat ya untuk 6 orang yang telah disebutkan diatas, 6 orang inilah yang berhak mendapatkan hadiah terbaik persembahan dari Elmina Indonesia. Buat kamu yang belum terpilih, Jazakumullah khairan katsir atas partisipasinya, keep istiqomah dan selalu berproses menjadi muslimah yang lebih baik lagi kedepannya yah.

Buat kamu yang namanya ada di daftar pemenang ini, silakan langsung aja kirim alamat lengkap kamu kesini ya : 0896 5178 0798, ini kontak Admin Elmina Pusat, kamu bisa SMS atau WhatsApp ke nomor ini.

Sampai jumpa di #ElminaGiveaway berikutnya yah 😉

Artikel Menarik Lainnya







comments