Pertanyaan :

Assalamualaikum…wr…wb..

Saya sebelumnya niat untuk istiqomah tidak mau pacaran untuk menghindari dosa, tapi teman saya tiba-tiba memberikan pin bb saya kepada temannya katanya temannya itu mau kenalan sama saya ya saya iyakan saja pikirku kalau hanya berteman kenapa tidak , setelah kenalan saya dan pria itu lama-lama jadi akrab dan si pria itu ternyata menyukai saya , dia bilang dia mau menikah sama saya tapi menunggu 3 tahun dulu karna mau menyelesaikan urusan dan membangun rumah dan juga menyelesaikan kuliah, awalnya saya tidak yakin karna dia seorang polisi dan saya merasa tidak pantas untuk dia tapi dia selalu meyakinkan saya  dan akhirnya saya yakin, beberapa bulan kami lewati layaknya orang pacaran tiap hari berhubungan via telfon atau bbm tapi tiba-tiba dia berubah.

Dan ternyata dia sudah tidak memiliki perasaan untuk saya sedangkan saya sudah sangat mencintai dia , hati saya sakit , sudah 2 bulan tapi saya masih tidak bisa menghilangkan cinta di hati saya. Apakah ini teguran untuk saya karna awalnya saya ingin istiqomah tidak pacaran tapi setelah kenal dia sudah menuju pada ikatan pacaran ? Atau memang tanda bahwa dia bukan jodoh saya ?

Jawaban :

Waalaikumsalam…wr…wb…

Apapun alasannya pacaran adalah hal yang buruk untuk dilakukan, dan istiqomah untuk tidak pacaran juga suatu yang berat. Makanya ini menjadi ujian tersendiri bagi anak-anak muda. Untuk saat ini semestinya mba perlu bersyukur, pertama karena sadar kalau pacaran itu tidak baik, yang kedua karena Allah telah jauhkan dari laki-laki itu. Allahlah yang maha tau siapa jodoh terbaik untuk diri kita, maka semestinya kita menyandarkan hati dan perasaan hanya pada Allah. Sebelum terjadinya akad pernikahan hindari semaksimal mungkin untuk berharap pada manusia apalagi sampai memutuskan untuk sangat mencintainya.

Saran kami sekarang mba banyak-banyak berdo’a pada Allah agar segera Allah pertemukan dengan jodoh terbaik dunia akhirat, hindari pacaran, hindari komunikasi dengan lawan jenis jika tidak begitu penting. Sebab memang pada awalnya hanya temanan, lama-lama jadi pacaran hingga berlanjut terus. Maka untuk menjaga diri dari pacaran ya dengan membatasi pergaulan dengan lawan jenis.

Laki-laki yang serius untuk menikah akan lansung menyatakan kalau dia ingin menikahi, tidak banyak alasan, tidak memberi harapan terlebih lagi janji-janji yang sulit untuk ditepatinya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga dalam diri mba.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

13 + 12 =

Artikel Menarik Lainnya







comments