Kalimat “Aku mencintaimu karena Allah” semakin kesini semakin menjadi populer, tidak hanya diucapkan bagi mereka yang sudah menikah namun kalimat ini juga sering diucapkan oleh anak-anak kecil se-usia SMA, SMP bahkan SD. Tak sedikit yang mengira kalau menyampaikan kalimat “aku mencintaimu karena Allah” adalah sebentuk kalimat alternatif mengekspresikan perasaan kepada lawan jenis menggantikan “nembak” untuk ngajakin pacaran.

Terlebih lagi saat kampanye yang mensosialisasikan tentang bahaya dan larangan pacaran semakin marak pada akhir-akhir ini. Dan, menyampaikan ucapan “aku cinta kamu karena Allah” hadir sebagai solusi agar tetap bisa menjalin hubungan dengan lawan jenis dan terlihat lebih islami.

Mengucapkan kalimat “aku cinta padamu karena Allah” tanpa dibarengi dengan sebuah komitmen pertanggung jawaban atas pernyataan tersebut yaitu pernikahan tentu tak ada bedanya dengan ucapan “aku cinta kamu karena kamu cantik” atau kalimat sejenisnya. Rasa yang hadir saat mengucapkan dan juga rasa yang dirasakan oleh penerima kalimat tersebut tentu getaran hatinya sama saja, hanya saja terlihat lebih islami. Sementara dampak yang ditimbulkan tentu tetap sama, yaitu sama-sama berpotensi memunculkan zina hati.

Agar tak salah lagi dalam berkata, tak keliru lagi dalam bersikap pada lawan jenis ada baiknya kita ketahui  kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam memaknai cinta karena Allah.

Terlihat islami berarti bebas dari maksiat 

Kekeliruan pertama yang dalam memaknai cinta karena Allah adalah memahami kalau setiap yang islami-islami bebas dari maksiat. Padahal tak selamanya yang terlihat islami itu benar-benar islami, sebagai contohnya adalah mengucapkan kalimat “Aku cinta kamu karena Allah” pada lawan jenis yang bukan mahram di saat belum ada ikatan halal (pernikahan).

Mengucapkannya di waktu dan kepada orang yang tidak tepat

Saat seseorang mengucapkan kalimat “Aku mencintaimu karena Allah” semestinya dia sadar akan makna di balik ucapan tersebut. Maknanya tentu adalah menjadikan cinta kepada orang yang diberi ucapan itu sebagai jalan ibadah kepada Allah SWT, menjadikan kalimat tersebut sebagai motivasi bagi dirinya untuk menjadikan ketaatan dan ketakwaan sebagai landasan utama dalam mencintai seseorang.

Namun jika kalimat ini diucapkan kepada yang bukan mahramnya tentu akan berbuah banyak aktivitas-aktivitas maksiat dengan bungkus label islam lainnya, contohnya adalah saling mengingatkan shalat, membangunkan tahajud, memberikan hadiah Al-qur’an atau buku-buku islam sehingga pada akhirnya menjadi sebuah aktivitas pacaran islami. Adapun kegiatan ini tetap saja akan mendekatkan pelakunya pada perzinaan meskipun maksiat paling kecil yang dirasakan adalah zina hati. Dari maksiat hati ini akan memunculkan aktivitas maksiat-maksiat lainnya seperti zina mata, zina telinga, zina tangan dan aktivitas-aktivitas maksiat yang lebih besar lainnya.

Mengucapkannya saat ta’aruf

Ta’aruf adalah masa untuk saling mengenali bagi laki-laki dan perempuan yang berniat untuk menikah, ta’aruf hanya sarana untuk menemukan kecocokan apakah pasangan tersebut akan lanjut pada jenjang pernikahan atau berhenti sampai pada proses ta’aruf karena tidak saling menemukan kecocokan, dengan arti kata proses ta’aruf tidak menjamin kalau pasangan yang melakukan ta’aruf akan menikah.

Namun sayangnya, tak jarang yang sudah menganggap kalau sudah ta’aruf sudah pasti menikah sehingga kata-kata “Aku mencintaimu karena Allah” dengan mudahnya terlontar. Ta’aruf adalah sebuah proses untuk menjaga diri dan hati pasangan yang menjalani prosesnya terbebas dari maksiat, jadi sudah sepantasnya kita tidak mengotori lagi dengan ucapan-ucapan mesra yang dapat menggoyahkan hati dari ketaatan.

Aku mencintaimu karena Allah adalah kalimat mulia yang memuliakan, sudah semestinya kita juga memuliakan kalimat ini dengan mengucapkannya kepada orang yang akan menambah kemuliaan kita. Mereka mungkin ayah ibu kita, kakak adik kita, dan tentunya adalah pasangan kita yang telah halal. Sehingga setiap ucapan kalimat ini membawa kebarakahan dan semakin mendekatkan kita pada Allah SWT.

Sumber foto : jilbabindonesia.com

Artikel Menarik Lainnya







comments