Sebaik-baiknya pengharapan adalah berharap pada Allah SWT..

Sebaik-baiknya tempat meminta hanyalah pada Allah SWT…

Sebaik-baiknya tempat mengadu hanyalah pada Allah SWT…

Dan, sebaik-baiknya penghubung antara kita dengan-Nya adalah Do’a yang tulus, ikhlas serta penuh harap…

Saat masih sendiri, dikala usia beranjak dewasa adalah masa penantian. Menanti untuk dipinang oleh lekaki shaleh nan taat bagi seorang wanita dan juga menanti datangnya sebuah “nama” yang Allah pilihkan untuk didatangi rumahnya bagi seorang laki-laki.

Selayaknya kehidupan kita sehari-hari terkadang penantian bukanlah sesuatu yang dinanti sebab tak jarang menanti menjadi hal yang tidak kita sukai bahkan kita benci. Menanti kereta yang telat datang, menanti teman yang ngaret saat janji ketemuan, menanti bis datang dan juga penantian tentang sosok seseorang yang entah siapa? entah dimana ? dan entah kapan datangnya ?

Dalam penantian kita tidak akan bisa memilih ataupun menentukan berapa lama waktu kita untuk menanti, namun dalam setiap penantian kita memiliki kesempatan untuk memilih banyak hal yang bisa dilakukan selama menanti. Apakah menangisi dan meratapinya atau memilih melakukan hal-hal yang kita suka selama masa penantian, menyiapkan banyak bekal, atau sekedar menikmati sesuatu indah selama masa penantian.

Ada orang yang memilih aktivitas pacaran untuk mengisi penantiannya berharap orang yang menjadi pacarnya saat itu adalah orang yang dinantinya. Namun ada juga yang memilih sendiri dalam taat serta simpuh do’a dalam penantiannya. Berdo’a pada Allah SWT sembari berikhtiar memantaskan diri agar Allah pertemukan dengan orang tepat serta juga di waktu yang tepat.

Saat ada yang memilih jalan pacaran maka akan banyak juga yang ada di jalan itu. Orang – orang yang khawatir dengan penantiannya, takut lama dipertemukan dengan jodohnya, takut tidak dipertemukan dengan jodohnya, takut bertemu dengan orang salah. Namun, lagi-lagi pacaran tak sedikitpun mempercepat kedatangan jodohnya, pacaran juga tidak akan membantu dirinya mempertemukan dengan orang yang lebih tepat serta tidak pula menjamin akan jodohnya.

Namun disisi lain, dibarisan orang-orang yang memilih taat, memilih jalan takwa, sendiri meskipun itu berat, berdo’a penuh harap pada Allah SWT memohon dan meminta agar Allah kirimkan jodoh terbaik untuknya. Maka akan juga banyak orang-orang yang memilih jalan yang sama, mengutamakan ketaatan pada Allah SWT, berdo’a penuh harap agar Allah pertemukan juga dengan orang-orang yang dinanti, orang yang diimpikan, dan orang-orang yang Allah pilihkan lansung untuk dirinya.

Maksiat itu rame-rame banyak yang melakukannya, begitu juga dengan ketaatan yakinlah kamu tidak sendirian. Saat kamu berdo’a meminta jodoh terbaik pada Allah yakinlah di tempat jauh yang entah dimana dan entah siapa orangnya ada sesosok manusia yang juga berdo’a agar Allah pertemukan dengan jodoh terbaiknya. Untukmu yang dalam penantian janganlah bersedih, janganlah khawatir terus berdo’a pada Allah SWT sampai Do’amu menyatukan cintamu dengannya.

Artikel Menarik Lainnya







comments