Pertanyaan :

Assalamualaikum….

Baru-baru ini saya ta’aruf dengan salah seorang ikhwan, kemudian di pertengahan jalan tiba-tiba ikhwan tersebut meminta untuk mundur dari ta’aruf itu. Permintaan mundur terjadi setelah saya ta’aruf dengan keluarga ikhwan tersebut. Tanpa ada penjelasan yang kongkrit si ikhwan bekelit kalau sampai waktu yang di tentukan keluarga ikhwan tersebut belum memberi persetujuan. Yang ingin saya tanyakan apakah saya salah jika saya ingin tahu karena apa keluarganya tidak memberikan persetujuan untuk ta’aruf ini, dan apa yang harus saya lakukan ?

Penanya : Azizah

Jawaban :

Waalaikumsalam..wr.wb..

Mbak azizah semoga selalu Allah beri kemudahan dan kelapangan ya. Sebelumnya perlu mbak pahami dulu kalau ta’aruf itu salah satu proses untuk mengenal sebelum pernikahan dan tidak ada jaminan untuk menikah.  Jika selama ta’aruf ada kecocokan diantara kedua belah pihak maka dilanjutkan ke jenjang pernikahan dan jika tidak ada kecocokan diantara kedua belah pihak maka salah satu pihak boleh membatalkan karena masing-masing pihak memiliki hak untuk itu.

Sementara pertanyaan apakah mbak harus tahu apa alasannya membatalkan ? .Sebaiknya dia memberi tahu alasannya, namun jika dia tidak mau memberi tahu alasannya ya itu haknya dia.

Yang harus mbak lakukan selanjutnya adalah terus memperbaiki diri, terus memantaskan diri dan terus berdo’a agar Allah berikan jodoh yang tepat di waktu yang juga tepat. Serta ambil hikmahnya dengan proses ini, boleh jadi laki-laki tersebut bukanlah jodoh terbaik menurut Allah untuk mbak dan mbka bukan juga yang terbaik untuk dirinya, selalu berprasangka baik ya mbak. Semoga Allah mudahkan urusannya.

Ilustrasi: www.hdwallpaper.nu

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

6 + 15 =

Artikel Menarik Lainnya







comments