Kisah adalah salah satu kapsul motivasi terbaik bagi setiap insan manusia untuk terus berbenah dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Al-quranpun berisi lebih banyak kisah-kisah dibandingkan dengan hukum yang sifatnya perintah ataupun larangan.

Berikut adalah kisah terbaik sepanjang zaman dari manusia terbaik juga sepanjang zaman yaitu nabi besar Muhammad SAW. Kisah seorang wanita yang Rasulullah janjikan padanya syurga Allah, kisah seorang wanita yang lebih mencintai ketaatan dibanding dengan keindahan dunia dengan segala isinya, kisah seorang wanita yang lebih mencintai kesabaran meskipun itu pahit dibanding manisnya kehidupan dunia.

Kisah yang menginspirasi dan membuat takjub hati ini dikisahkan oleh Atha’ ibn Abu Rabah, beliau menuturkan :

“Ibnu Abbas r.a berkata kepadaku, ‘Maukah aku tunjukkan padamu salah seorang wanita penghuni syurga? ‘Aku menjawab, ‘Ya, tentu saja.” Lalu ia berkata, ‘Dialah wanita berkulit hitam yang pernah menemui Rasulullah SAW dan berkata, ‘Aku menderita penyakit aya dan auratku terbuka karenanya. Karena itu mohonkanlah kepada Allah untuk kesembuhanku.

Rasulullah SAW menjawab, “Bila engkau sanggup, aku sarankan untuk bersabar menjalaninya, karena itu akan berbalas syurga. Namun bila engkau tetap menghendaki kesembuhan itu, aku akan mendoakan agar Allah menyembuhkan-mu.”. Maka wanita itu berkata, “Sebenarnya aku memilih untuk bersabar, tetapi auratku sering tersingkap karenanya. Karena itu doakanlah agar aku tidak seperti itu lagi (terbuka auratnya).” Lantas beliau pun mendoakannya.”

Memang ujian berupa kesulitan itu selalu membuat kita tak nyaman, menyakitkan bahkan terkadang hampir meruntuhkan dinding kesabaran kita. Namun menikmati ujian Allah dengan penuh ketaatan adalah sebuah keistimewaan, kita belajar dari kisah wanita mulia diatas, dia tak begitu menghiraukan penyakitnya namun yang dikhawatirkannya adalah saat penyakitnya mengganggu ketaatannya pada Allah SWT (membuat aurat tersingkap). Melalui riwayat diataspun kita belajar bagaimana rasulullah SAW mendidik hamba-hambanya -termasuk kita- untuk lebih memilih kesabaran dalam setiap ujian yang ita hadapi serta selalu menyempurnakan ketaatan dalam berbagai kondisi dan situasi.

Saat ini banyak diantara kita yang lebih mementingkan dunia dari pada ketaatan, rela tidak memakai hijab hanya untuk menunjukkan kemilaunya rambut, bangga dengan pakaian ketat hanya untuk menampakkan indahnya tubuh, bahagia bersenda gurau dengan lawan jenis tanpa batas untuk unjuk eksistensi diri serta berbagai kesenangan dan kemewahan semu lainnya.

Sahabatku semua, mungkin ujian yang Allah timpakan pada kita tak seberat saudari kita diatas, dan mungkin juga keteguhan jiwa kita tak seteguh jiwanya namun sudah sepantasnya kita meneladaninya agar selalu memilih ketaatan, memilih jalan takwa, memilih dalam setiap situasi dan kesempatan.

Sumber foto : media.shafira.com

Artikel Menarik Lainnya







comments