Trimester ketiga merupakan periode terakhir dari kehamilan. Pada periode ini, ibu hamil membutuhkan nutrisi untuk menyiapkan persalinan. Diet ibu hamil pada trimester ketiga fokus pada pemenuhan nutrisi yang berguna untuk menyiapkan energi pada proses persalinan nantinya. Pemilihan makanan sehat untuk ibu hamil trimester ketiga juga mempertimbangkan perkembangan otak dan organ tubuh janin yang tumbuh sangat cepat pada periode ini. Apa saja kebutuhan nutrisi yang harus dipenuhi dalam pilihan makanan sehat untuk ibu hamil trimester ketiga tersebut? Simak ulasan berikut.

1. Kalori

Kalori

Kalori / Elmina / www.healthizo.com

Ibu hamil trimester ketiga membutuhkan kalori lebih banyak sebagai persiapan proses persalinan. Jumlah kalori yang dibutuhkan adalah sebanyak 70 ribu hingga 80 ribu setiap harinya. Pada 20 minggu terakhir, dibutuhkan tambahan kalori sebanyak 285-300 kalori per hari. Kalori dibutuhkan selain untuk pertumbuhan jaringan dan plasenta janin, juga bermanfaat untuk menambah volume darah dan cairan ketuban bagi ibu hamil.

2. Vitamin B6

Vitamin B6

Vitamin B6 / Elmina / www.healthbeckon.com

Vitamin yang satu ini bermanfaat dalam membantu metabolisme ibu hamil untuk memproduksi asam amino, lemak, sel darah merah, serta pembentukan karbohidrat. Vitamin B6 harus dipenuhi sebanyak 2,2 mg setiap harinya. Vitamin yang juga dikenal dengan nama Piridoksin ini dapat Anda temukan dalam buah-buahan seperti: pisang, alpukat, tomat, melon, dan semangka. Sayuran yang mengandung vitamin B6 contohnya adalah bayam, kentang, sawi, kembang kol, brokoli, paprika, asparagus, dan lobak. Selain buah-buahan dan sayuran, Piridoksin juga dapat ditemukan pada ikan, daging, dan gandum.

3. Yodium

Yodium

Yodium / Elmina / www.prenagen.com

Yodium mempunyai fungsi sebagai pembentuk senyawa bernama tiroksin. Senyawa tiroksin bermanfaat untuk mengontrol metabolisme pembentukan sel baru, yang mana defisiensi tiroksin dapat mengakibatkan janin tumbuh dengan kerdil. Namun, harus diperhatikan juga, terlalu banyak konsumsi yodium dapat mengakibatkan janin memiliki ukuran yang besar. Batas idealnya adalah sebanyak 175 mikrogram per hari. Yodium dapat ditemukan pada ikan salmon, ikan tuna, ikan herring, rumput laut, dan garam beryodium.

4. Vitamin B1, B2, dan B3

Vitamin B1, B2, dan B3

Vitamin B1, B2, dan B3 / Elmina / www.palingbeda.blogspot.com

Deretan ketiga vitamin tersebut dibutuhkan untuk membantu enzim yang mengatur metabolisme sistem pernapasan dan pembentukan energi bagi janin. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi vitamin B1 sebanyak 1,2 mg, vitamin B2 sebanyak 1,2 mg, dan vitamin B3 sebanyak 11 mg per hari.  Contoh makanan yang mengandung vitamin B1 adalah ikan tuna, beras, gandum, jeruk, dan kacang-kacangan. Sedangkan wortel dan keju adalah contoh sumber vitamin B2. Telur, seledri, dan buah bit merupakan contoh makanan dengan kandungan vitamin B3 yang tinggi.

5. Air

Air

Air / Elmina / www.ccwater.org.uk

Kebutuhan ibu hamil di trimester akhir bukan hanya dari makanan, tapi juga dari cairan. Air sangat penting dalam pertumbuhan sel-sel baru, untuk mengatur suhu tubuh, melarutkan dan mengatur proses metabolisme zat-zat gizi, serta mempertahankan volume darah yang meningkat selama masa kehamilan. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak cairan, sehingga minum 12 gelas per hari adalah batas minimal yang harus dipenuhi.

Memasukkan semua unsur nutrisi penting di atas ke dalam menu makanan sehat ibu hamil trimester ketiga akan meningkatkan persentase janin yang lahir sehat. Jika Anda mengabaikan asupan nutrisi yang Anda konsumsi, Anda dan janin dapat mengalami malnutrisi. Malnutrisi bisa membuat ibu hamil dan janin rentan terkena berbagai penyakit. Janin dengan berat badan yang rendah serta gangguan mental dan pertumbuhan, juga bisa terjadi karenanya. Untuk menghindari itu semua, pastikan diet yang Anda jalani memerhatikan kecukupan gizi dan nutrisi, baik untuk Anda maupun untuk janin.

Artikel Menarik Lainnya







comments