Pertanyaan :

Assalamualaikum..wr..wb..

Saya pernah menjalani hubungan dengan laki laki yang gagal dalam berumah tangga, dan telah mempunyai anak, namun keluarga saya tak satu pun merestui hubungan dengannya. Sementara saya merasa yakin dan nyaman dengan laki laki itu. Saya bingung ­čśó

Jawaban :

Waalaikumsalam…wr..wb..

Pada dasarnya setiap orangtua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, dan salah satu kriteria terbaik menurut orangtua secara umum tentu yang belum pernah menikah artinya memang masih ‘perjaka’. Saya yakin jika mba memiliki anak kelak tentu juga akan merasakan hal itu. Untuk persoalan mba, harus diperhatikan dulu jodoh terbaik itu bukan hanya orang yang membuat mba nyaman saat ini (waktu pacaran) , karena ini semu dan sementara. Banyak yang awalnya baik tapi setelah menikah malah berubah. Pertama mba perlu perhatikan ibadahnya kepada Allah Swt bagaimana ? Lihat shalatnya ? Lihat bacaan Alqurannya. Yang kedua cari tau apa penyebab utama kegagalan berumah tangga sebelumnya, perhatikan saat ini dia masih bertanggung jawab atau tidak pada anaknya. Terakhir lihat keluarganya ayah dan ibunya bagaimana ?

Setelah diperhatikan hal diatas jika memang mba menganggap bagus dan yakin itu jodoh terbaik, minta laki-laki itu menemui orangtua mba dan meyakinkannya, mba boleh bantu juga meyakinkannya. Lakukan ikhtiar terbaik, tetapi jika orangtua belum juga merestui maka ikuti orangtua. Ikhlaskan semuanya pada Allah Swt. Karena sesungguhnya yang Maha tau dan Maha mengatur kehidupan kita ini adalah Allah Swt. Tak perlu bingung, gelisah, galau dan sejenisnya. Yakin saja Allah pasti akan kasih yang terbaik kok.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris ┬áseperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contact : tanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

7 + 12 =

Artikel Menarik Lainnya







comments