“Libur telah usai.. libur telah usai.. hore.. hore.. horee….”

Lagu Tasya yang terkenal ketika masa libur tiba itu, kini terpaksa kita ganti liriknya. Masa liburan yang berkaitan dengan momentum lebaran, akan segera berganti dengan rutinitas harian masing-masing. Para ayah harus bergegas kembali ke kantor, anak-anak bersiap kembali ke sekolah, dan kita, tentu saja, kembali merawat singgasana rumah.
Bagi yang memiliki asisten rumah tangga dan belum kembali dari perjalanan mudiknya, tentu pekerjaan rumah yang menumpuk menjadi PR besar untuk dituntaskan. Seabrek cucian kotor, rumah yang penuh debu, dapur berantakan dan sebagainya, menanti untuk segera dibereskan. Tapi pusing juga yaa kalau ‘to do list’-nya buanyak sekaliiii…
Supaya gak pusing duluan, yuk yuk kita atur strategi supaya semua terselesaikan dengan lantjar djaja.. Seperti apa dan bagaimana, simak disini ya.

1. Apa Saja Yang Harus Dibereskan?

Sebelum mood kita berantakan seperti rumah yang bak kapal pecah, ada baiknya kita buat list tentang apa saja yang perlu dibereskan. Misalnya, membereskan baju dari koper, mencuci pakaian kotor, membersihkan rumah, menyapu halaman depan, dsb

2. Mulai Dari Mana?

Setelah list sudah disusun, kita dapat menentukan prioritas mana dulu yang hendak dilakukan. Contohnya jika anak-anak akan bermain di dalam rumah, maka menyapu dan mengepel lantai tentu perlu kita selesaikan terlebih dahulu.

3. Siapa Saja Yang Bisa Diberdayakan?

Aktivitas membereskan rumah bisa menjadi hal yang menyenangkan lho jika kita melibatkan anggota keluarga. Pilih saja hari kerja bakti dan pastikan setiap orang memegang peran dan tanggung jawab masing-masing. Misalkan saja, ibu mengurusi dapur, ayah membersihkan kendaraan dan halaman luar, dan anak-anak membereskan mainan mereka. Dengan bekerjasama seperti ini, tidak hanya pekerjaan rumah yang selesai, tetapi ikatan dan rasa memiliki sebagai satu keluarga pun semakin kuat. Asyik, kan?

4. Kerjakan Semuanya Bertahap

Tidak perlu ngoyo dan bernafsu menyelesaikan segala sesuatunya dalam waktu 1 hari. Jika tidak bisa selesai, biarkan diri kita beristirahat sejenak. Insya Allah masih ada hari esok untuk melanjutkan yang masih tersisa.

5. Beri Hadiah untuk Diri Sendiri

Setelah semua urusan beberes usai, pasti akan sangat menyenangkan jika kita bisa menghadiahi diri sendiri. Membeli es krim favorit, ngafe berdua suami, atau sekedar duduk menikmati teh hangat sambil membaca buku di saat anak-anak terlelap, adalah beberapa contoh hadiah kecil yang dapat menurunkan ketegangan dan memulihkan kelelahan. Mau coba?

***

Beberes rumah memang bukan pekerjaan yang terjadi dalam 1 waktu karena ia akan terus berulang sepanjang masa. Bahkan 2 jam setelah rumah kita rapikan, kerusuhan berikutnya  yang diciptakan anak-anak bisa saja terjadi lagi. Jadi nikmati saja ladang amal ini dan kerjakanlah dengan hati yang ringan. Insya Allah jika kita ikhlas melakukannya, balasan dari Allah telah menanti tuk kita dapatkan. Mariii ibu-ibuu… semangat!

 

gambar  diambil dari http://mattroloff.com/talk/showthread.php?t=1573

 

Artikel Menarik Lainnya







comments