Pertanyaan :

asalamu’alaikum Wr.Wb…
Saya dulu pernah berpacaran dengan seorang pria lebih dari satu tahun, keluarganya adalah orang-orang yang memakai cadar sedangkan keluarga saya adalah keluarga yg biasa saja. Keluarga dia tidak setuju kalau dia pacaran dengan saya, saya pun tidak tau kenapa dia membenci saya dan akhirnya memutuskan saya. 3 Tahun kemudian saya mulai hijrah ke jalan Allah sedikit demi sedikit, lalu ada seorang pria yg mengirim pesan via fb dan menyatakan kalau dia ingin menikah dengan saya. Nah, saya memang ingin menikah muda dan punya keluarga sendiri, tapi disisi lain saya blm terlalu mengenal pria itu dan lagi kami tinggal di kota yang berbeda. saya bingung harus bagaimana? Menerima lamarannya atau menunggu mantan pacar saya karena saya belum bisa melupakannya selama 3 tahun. Saya juga merasa kalau mantan pacar saya masih mencintai saya, hanya saja dia butuh waktu untuk melamar saya, sekarang dia mulai mendekati saya karena saya sudah mulai berubah dan berhijrah.. mohon jawabannya.

Jawaban :

Waalaikumsalam..wr..wb..

Terimakasih atas pertanyaan anda. Yang pertama perlu anda sadari adalah pacaran tidak ada dalam Islam. Semua pacaran apapun alasannya adalah maksiat, sekecil-kecilnya maksiat pacaran adalah zina hati. Laki-laki yang pertama jika agamanya baik dia tidak akan mengajak anda pacaran bahkan sampai 1 tahun (waktu yang cukup lama). Seorang laki-laki yang shaleh, taat dan bertakwa akan menjaga wanita yang dicintainya dari maksiat, termasuk maksiat pacaran. Maka yang akan dilakukannya adalah melamar jika sudah siap menikah atau menjauhi jika belum siap menikah.

Untuk saat ini yang perlu anda lakukan adalah menjauhi pacaran dan berdo’a kepada Allah agar diberikan jodoh terbaik menurut Allah. Jika laki-laki pertama mendekati anda tapi dia masih butuh waktu untuk melamar, berarti dia belum siap menikah. Jauhi dan hindari komunikasi dengannya, sebab berkomunikasi secara intens akan menimbulkan maksiat seperti zina hati, zina mata dan memungkinkan yang lebih besar. Jaga diri dan hati anda dari itu.

Seandainya ada laki-laki yang berniat serius ingin menikah dengan anda, minta dia datang kerumah temui orang tua anda. Bagaimana mengenali calon suami, seperti apa proses taaruf dan seputar pernikahan lainnya bisa baca di tulisan-tulisan kami tentang pernikahan di link berikut  “Kumpulan Tulisan Pernikahan”

Sumber foto : setipe.com

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

10 + 11 =

Artikel Menarik Lainnya







comments