Entah mengapa ada beberapa orang yang merasa malu disaat menangis, menanggap menangis adalah sesuatu yang cengeng, sesuatu kelemahan. Pernah suatu ketika kami bertemu dengan seseorang sahabat laki-laki yang menangis, entah menangis karena sebuah kesedihan atau mungkin menangis karena sebuah kemarahan yang dipendam atau juga menangis karena rasa bahagia. Namun sahabat kami ini kelihatan sangat malu sekali ketika menangis, berkali-kali ia ke kamar mandi untuk mencuci matanya.

Menangislah jika itu membuatmu bahagia, menangislah jika itu membuat lega, menangislah jika itu membuatmu tenang. Menangis bukanlah tanda kelemahan seseorang bahkan “al-faruq” sebutan untuk sahabat Rasulullah SAW yang sangat pemberani dan tegas Umar Bin Khattab Radhiyallahu anha’ adalah orang yang sangat mudah sekali menangis ketika mengingat dosa-dosa.

***

Dalam Islampun sangat dianjurkan untuk menangis, menangis karena takut kepada Allah SWT, menangis untuk menyesali setiap dosa-dosa serta kekhilafan yang telah dilakukan. Menangis karena Allah tentu adalah menangis yang mulia.

Sementara menangis karena hal-hal remeh temeh serta berkaitan dengan nafsu seperti menangis karena ditinggal menikah oleh pacar, menangis karena dikecewakan atau mungkin juga menangis karena cintanya yang gagal tentu bukan menangis yang dianjurkan. Menangislah karena Allah, menangislah dalam sujud-sujud panjang didalam shalat malammu.

Secara ilmiah ternyata menangis juga memiliki banyak manfaat diantaranya adalah menangis dapat meningkatkan mood, sebab air mata yang dikeluarkan dari menangis karena emosi mengandung 24 peratus  protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata. Selain itu menangis juga bisa mengurangi stress sebab Air mata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.

Utsman jika berada di suatu kuburan, ia menangis sampai membasahi jenggotnya. Dikatakan kepadanya, “disebutkan surga dan neraka engkau tidak menangis, tetapi engkau menangis karena ini?”. Beliau berkata, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kubur adalah tempat persinggahan pertama dari beberapa persingggahan di akhirat, jika ia selamat maka ia dimudahkan, jika tidak selamat maka tidaklah datang setelahnya kecuali lebih berat.” [HR. At-Tirmidzi ]

Menangislah jika itu akan membuatmu bahagia, dan tanyakanlah pada dirimu ketika tidak bisa menangis mungkin hatimu sudah keras dan membantu. Lunakkanlah hatimu dengan banyak mengingat Allah dengan sering berdzikir kepadanya.

Menangislah jika itu akan membuatmu bahagia, ternyata menangis juga sarana yang efektif untuk terapi kesehatan seperti yang telah kami jelaskan diatas serta menangis juga adalah jalan terbaik untuk meningkatkan spiritual kedekatan dengan Allah SWT.

Artikel Menarik Lainnya







comments