Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”

(HR. Thabrani dan Daruquthni)

Sekitar 14 abad yang lalu Rasulullah SAW berwasiat untuk kita semua agar selalu menjadi manusia yang bermanfaat untuk yang lainnya. Menjadi sumber kebaikan untuk alam semesta raya, sebuah wasiat yang menunjukkan kepada kita itulah sejatinya tugas kita sebagai Khalifah Fil Ardh.

Kami mengistilahkannya sebagai makelar kebaikan, orang-orang yang menjadi perantara dalam menebarkan kebaikan dimuka bumi ini. Tidak hanya menjadi baik atau menghimpun kebaikan untuk dirinya sendiri namun juga menebarkan kebaikan untuk yang lain. Empati atau bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain adalah salah satu hal yang bisa menjadian seseorang mampu menjadi makelar kebaikan. Seorang makelar kebaikan tidak hanya berpikir tentang dirinya sendiri akan tetapi juga memikirkan tentang orang lain.

Salah satu dampak dari menjadi makelar kebaikan selain berbuah pahala dari Allah SWT juga memiliki dampak-dampak positive lainnya seperti membuat seseorang yang menjadi makelar kebaikan lebih sehat dan lebih bahagia. Karena ternyata menurut penelitian memberi atau berbagi itu akan meransang munculnya hormon endorfin atau sering juga disebut sebagai hormon feel good , hormon ini sanggup menekan kadar stres, beban Anda pun sedikit terangkat, mengurangi berbagai macam penyakit didalam tubuh, membuat hati lebih lega dan lebih bahagia (Baca : 4 Gaya Hidup Yang Membuatmu Makin Bahagia )

Mulai dari hal yang kecil dan sederhana, banyak orang mengira kalau berbagi kebaikan adalah memberikan hal-hal besar kepada orang lain, sehingga ketika akan membantu orang lain muncul alasan “Saya saja masih susah gimana mau bantu orang lain” . Padahal untuk menjadi makelar kebaikan tak mesti harus dalam jumlah besar atau memberikan bantuan yang besar, lakukan saja apa yang kita bisa dan yang kita mampu walaupun itu sangat sederhana tapi bisa jadi bagi yang mendapatkan bantuan dari kita itu adalah sesuatu yang besar.

Bagi anda yang memiliki uang cukup banyak dan terbiasa makan di fast food dengan harga yang lumayan mahal sebutlah untuk sekali makan 1 porsi anda bisa menghabiskan hingga Rp.100.000,-, tentu membeli nasi di warung nasi dengan lauk orek tempe ditambah 1 buah telor seharga Rp.8000,- tentu suatu yang murah dan tidak istimewa bagi anda. Tapi tahukah anda?, ternyata diluar sana sangat banyak saudara-saudara kita yang hanya untuk membeli nasi putih 1 porsi seharga Rp.3000,- saja adalah hal yang sulit baginya. So, jika suatu saat anda membeli beberapa bungkus nasih pakai telor seharga Rp.8000,- dan membagi-bagikannya kepada yang membutuhkan seperti pemulung, tukang sapu jalan dan lain sebagainya tentu ini akan membuat mereka sangat bahagia. Jika tidak sanggup membeli banyak coba beli hanya 1 bungkus saja dan berikan kepada 1 orang, dengan kebahagiaan yang mereka rasakan in syaa Allah energinya akan menular kepada anda dan tentu akan membuat anda bahagia juga.

Berbagi kebaikan tak mesti dalam bentuk uang, salah satu sahabat kami memiliki kebiasaan mengumpulkan gelas dan botol-botol air mineral dan minuman bekas, setiap ada acara kumpul-kumpul beliau selalu mengumpulkan bekas-bekas botol-botol tersebut untuk ditaroh di sudut kontrakannya. Suatu saat kami menanyakan tentang hal ini dengan wajah tersenyum beliau menyampaikan “Ini sedekah saya, ketika tumpukan botol bekas ini sudah banyak akan saya berikan kepada pemulung yang lewat didepan sini” . Sangat sederhana sekali bukan?, selama ini mungkin kita tidak memperhatikan hal ini sehingga selalu membuang botol-botol bekas yang kita anggap sampah dan tidak berguna namun bagi yang lain itu sangat bermanfaat bahkan ada yang menjadikan barang-barang bekas ini sebagai penyambung hidupnya, tentu sungguh mulia jika kita menjadi jalan kebaikan bagi mereka.

Tak hanya satu jalan ke roma begitu juga dengan menjadi makelar kebaikan tak hanya satu jalan jalan menjadi penebar kebaikan, banyak jalannya, banyak caranya. Segera temukan jalan menjadi makelar kebaikan anda.

Artikel Menarik Lainnya







comments