Pertanyaan :

Assallamualaikum..
Begini mbak..saya dengan pasangan saya sudah cukup lama berpacaran awal’a semua tidak ada msalah sedkitpun dalam hubungan kami baik itu keluarga saya maupun keluarga dia semua sudah setuju bahkan sudah ada pembicaraan untuk kami melangsungkan pernikahan tapii ada beberapa kejadian yg membuat hubungan kami sempat lost kontak di karenakan masalah keluarga kami masing2 tapi selang beberapa bulan pasangan saya kembali lagi hubungin saya dan kami jalan lagi seperti biasa karena pasangan saya memilih saya untuk masa kedepan’a tapi tidak semulus perkiraan saya ada aja masalah yg ganggu hubungan kami terutama dari keluarga kami masing2 tapi kami bertekad untuk bisa bersatu tapi banyak sekali kendala’a mbak trutama dari keluarga pasangan saya sudah tidak setuju dengan saya karena ulah kk saya yang membuat negatif saya di mata keluarga dia padahal saya tidak berbuat kesalahan apapun tapi saya jadi terbawa2…

seminggu yang lalu kami masih baik2 saja tapi ada yg melapor ke keluarga dia kalo dia masih jalan dengan saya..bahkan sekarang pasangan saya berubah seketika jarang kasih kabar dll..apa karena dia takut keluarga ato kenapa mbak..padahal sudah jelas2 dia sudah memilih saya untuk kedepan’a..sedih rasa’a mbak karena kami trbiasa bersama2 kemanapun terkecuali kami bekerja..bahkan sampai pasangan saya menyarankan untuk sholat istikharah minta petunjuk apakan dia benar2 baik dan akan menjadi suami saya kelak..mohon bimbingan’a mbak.
Terimakasih..
Judul Pertanyaan: mungkinkah kami akan bersatu

Jawaban :

alaikumussalaam wr wb

dear mba B,
jika memang Anda dan pria tersebut sudah berniat menikah, maka bermusyawarahlah dengan wali (dalam hal ini orangtua Anda) dan keluarga dua belah pihak.
dengan adanya kejadian di atas, ada baiknya Anda memperjelas maksud dari pria itu, apakah masih serius atau tidak. Bersikaplah dengan tegas padanya. Jika serius silakan menghadap ke orangtua Anda. Jika tidak tolong berikan sikap yang jelas. Karena dengan ‘digantungin’ seperti ini, hubungan Anda akan semakin tidak jelas arahnya.
Kemudian, pernikahan itu adalah sesuatu yang suci, Mbak. sebaiknya dimulai dengan niat dan cara yang baik, yang Allah berkahi. Dari sekarang mulailah menata semuanya untuk berada dalam koridor yang Allah ridhoi. Jauhi berpacaran, berduaan, apalagi pergi kemana-mana bersama-sama, padahal Anda dan dia belum ada ikatan yang halal.
Silakan sholat istikharah dan minta petunjuk pada Allah, dan bermusyawarahlah dengan orangtua tentang rencana pernikahan Anda.
Semoga dimudahkan, Mbak.
picture : https://www.pexels.com/photo/rocks-river-stones-nature-7138/
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

14 + 12 =

Artikel Menarik Lainnya







comments