Pertanyaan :

Assalamualaikum…wr…wb..

Aku pernah dekat dengan seorang cowok, 6 bulan kami menjalin hubungan. Saya dengannya mempunyai niatan yang sama yakni ke jenjang pernikahan, baik keluarga saya maupun keluarga dia sangat dekat. Namun kini hubungan kami putus, karena suatu hal yang saya rasa sepele. Ini ketiga kalinya dia mutusin aku, selama ini yang membuat aku dan dia kembali karena orang tua cowok meminta saya kembali ke anaknya. Jujur saya tulus sayang Lillahita’ala karna allah, dan saya kembali pun bukan karena permintaan ibunya. Tapi perpisahan kami yang ketiga ini saya rasa tidak bisa ditolerir, saya merasa dia tidak dewasa, padahal baik saya maupun dia memiliki tujuan yang sama yakni menikah, tapi saya tidak bisa menerima sifat dia, saya rasa dia belum siap secara batin maupun mental.

Kini aku dan dia sudah lost contact, bulan april nanti Papah dan Mamanya akan ultah, saya berencana ingin membelikan sebuah kue dan selembaran ucapan untuk keduanya. apakah ide saya itu baik dan benar? Atau adakah cara lain agar saya tidak putus hubungan dengan orang tuanya. Karena bagaimana pun saya sudah menganggap mereka seperti orang tua saya sendiri. Sebaiknya saya harus bagaimana ya?

Jawaban :

Waalaikumsalam…wr..wb..

Yang pertama perlu mba pahami adalah cara yang mba jalani selama ini yaitu pacaran adalah sesuatu yang keliru. Islam melarang pacaran karena banyak sekali mudharat dari aktivitas ini. Selain pacaran ini mengandung maksiat apakah itu zina hati, zina mata, zina tangan dan lain sebagainya, pacaran juga berdampak buruk pada kondisi  hati. Sebab, pacaran bisa membuat orang galau, patah hati, cemburuan, merasa dikhianati dan lain sebagainya.

Untuk itu mulai saat ini mba niatkan kedepannya akan menjauhi pacaran dan akan memulai pernikahan dengan cara yang Allah ridhoi. Yakinkan soal jodoh pada Allah, yakin kalau Allah akan memberikan yang terbaik untuk mba. Sementara untuk hubungan dengan orangtua tidak perlulah sampai menganggap seperti orangtua sendiri. Untuk memberikan hadiah ulang tahun berupa kue sebenarnya itu tidak perlu apalagi merayakan ulang tahun dengan kue seperti itu budaya Islam. Jika mba ingin tetap membangun hubungan baik cukup dengan say hello atau tanya kabar saja.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

12 + 8 =

Artikel Menarik Lainnya







comments