Pertanyaan :

Asalamuallaikum, hallo saya mau bertanya, saya mempunyai pacar yg bisa dikatakan mungkin lebih dewasa daripada saya,  kita menjalin hubungan baru beberapa bulan, meskipun baru sebentar kita suka saling memberikan supprice atau berusaha membuat satu sama lain senang, tapi kenapa dia selalu ngomong pengen putus terus padahal sebelum kita pacaran kita sudah membuat komitmen dengan sumpah membawa nama Allah dan risikonya itu berat banget, saya mau bertanya kenapa dia seperti itu dan apakah dia belum dewasa? Mohon penjelasannya, terimakasih
Judul Pertanyaan: Kenapa pacar selalu ngomong putus tapi akhirnya tidak putus-putus?

Jawaban :

alaikumussalaam wrwb

dear Lusi, orang menikah saja  bisa bubar komitmennya, apalagi pacaran. Lagipula kenapa pacarmu takut mutusin kamu jika tidak ada konsekuensi apapun, toh dia bisa cari cewek lain yang lebih baik lagi. Begitu juga kamu, kalau putus, kan bisa cari yang lain yang lebih ganteng, cerdas, baik dan sebagainya.
Tapi by the way Lus, sebenarnya apa sih yang kita cari dari pacaran ini?
apa yang kamu harapkan dari pacarmu? komitmen yang seperti apa? yang setia dan gak akan putus selamanya? siapa yang bisa menjamin kamu tidak akan naksir cowok lain? kamu mungkin bisa bilang “aku akan setia, kak. gak akan berpaling sama yg lain”. Tapi kamu berkata begitu kan karena sekarang sedang cinta sama dia. betul apa betul? 😀
Kalau kamu pacaran dengan dia sekarang, dia belum tentu bisa jadi milikmu selamanya (baca: suami). dan kalo kamu menikah kelak, apa mau dapet suami yang mantannya banyak? kata meme sebelah, “situ laku, atau murahan?”. Hiy, serem ya…
Janji dengan mengucap nama Allah tentu saja memiliki konsekuensi yang berat. Tapi hanya orang-orang yang beriman dan berilmu yang paham akan hal ini. Jika mereka percaya bahwa melanggar sumpah dengan nama Allah itu akan berbalas di hari akhir, tentu mereka tidak akan berani sembarangan mengucap janji.
sekarang coba pikir, kalau janji sama Allah aja berani dia langgar, apalagi janji ke kamu yang cuma pacarnya. Betul apa betul? 😀
dan orang yang tidak bisa memenuhi janjinya, tidak bisa berkomitmen dengan ucapannya, tentu sangat jauh dari karakter dewasa.
Yuk deh, sekarang gak usah ambil pusing sama kelakuan pacarmu yang gak bisa komitmen. Tidak ada pacaran dalam Islam, yang ada pacaran setelah nikah. Kalau kamu mau merasakan nikmatnya pacaran, ya nikah dulu, daripada nanti kamu kena murka Allah.. naudzubillaahi min dzaalik.
Banyak2 bergaul sama teman2 yang shalihah ya say, sibukkan diri dengan ekskul, kegiatan positif, rohis, dan ikut pengajian rutin supaya iman kita terjaga. Jangan lupa ibadahnya juga dikencengin. Okay.. semangat ya!
***
pict : http://ayobaca.com/sugallu-hangga-reksa-d4a2b/udah-putusin-aja
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

2 + 2 =

Artikel Menarik Lainnya







comments