Ada satu hal menarik yang sekaligus juga membuat kami miris disaat melihat adik-adik kita hari ini, tidak usah jauh-jauh coba perhatikan adik-adik kita yang berusia 2 hingga 13 tahun yang ada disekitar kita apakah itu adik kita sendiri, keponakan kita, anak tetangga atau mungkin anak kita sendiri. Sudah menjadi suatu hal yang lumrah ketika anak kecil memiliki tokoh idaman atau lebih populer kita sebut sebagai idolanya.

Nah, disaat sekarang ini jika kita tanyakan kepada anak-anak disekeliling kita siapa idola mereka ?, maka yang terlontar adalah nama-nama tokoh-tokoh super hero, kartun lucu dan unik. Sebutlah seperti spiderman, batman, ultraman, pokemon, doraemon, digimon, dora, sponge bob serta mungkin banyak lagi yang lainnya.

Niat para orang tua mungkin baik dengan mengenalkan tokoh-tokoh tersebut kepada mereka tujuannya hanya sekedar untuk hiburan semata, lalu apakah ini salah?, kami merasa belum berhak menjudge ini salah atau benar tapi yang pasti ada satu kekeliruan dengan hal ini. Ketika anak-anak kita mengenal tokoh-tokoh tersebut maka muncullah dampak cinta yang berlebihan dari anak-anak kita terhadap tokoh-tokoh tersebut, kita bisa melihat mereka begitu bangga dengan tokoh idolanya, saking bangganya anak-anak ini tidak sedikit yang menjadi fanatik kepada tokoh-tokoh idolanya.

Kita bisa melihat anak-anak yang sudah sangat mencintai tokoh-tokoh idolanya ini akan tergila-gila dan ingin selalu melihat tokoh idolanya. Kalau mau nonton maka tontonannya tentu tentang tokoh-tokoh idolanya. Baju, tas, kaos kaki, sepatu, peralatan tidur dan semua poster-poster dikamarnya terpampang gambar-gambar tokoh idolanya.

Menjadi sesuatu yang menyedihkan ketika anak-anak kita mengidolakan tokoh-tokoh fiktif hasil khayalan orang-orang barat, bangga dengan tokoh-tokoh fiktif ini dan mereka sama sekali lupa dan mungkin tidak tau sama sekali dengan tokoh-tokoh hebat dalam Islam yang sangat layak dijadikan contoh dan teladan. Apakah itu para nabi, para sahabat, para ulama dan tabiin, mereka bukan hanya khayalan semata tapi mereka nyata dan benar-benar ada.

“Belum sempurna iman seseorang di antara kalian sebelum diriku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia (HR Al-Bukhari )

Dalam hadist diatas yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dijelaskan tentang begitu pentingnya mencintai Rasulullah SAW. Dan tentu untuk para orang tua ini menjadi tanggung jawabnya mendidik anak-anaknya agar cinta kepada Rasulullah SAW, nah agar anak-anak kita mencintai Rasulullah SAW tentu hal penting yang harus kita lakukan adalah dengan mengenalkan sosok Rasullah SAW terhadap anak-anak kita.

Sejatinya setiap manusia khususnya anak-anak merasakan kekosongan dalam dirinya, dia membutuhkan satu sosok hero, satu sosok pahlawan, satu sosok contoh dan teladan yang mana dengan sosok itu dia memiliki cita-cita ingin seperti itu. Dan sayangnya kekosongan itu dengan sengaja kita sebagai orang tua mengisinya dengan tokoh-tokoh fiktif dan imajinatif serta melupakan tentang tokoh-tokoh hebat dalam Islam yang wajib dan harus kita kenalkan kepada anak-anak kita.

Mungkin akan menjadi suatu hal yang sangat membahagiakan bagi pada orang tua, tidak hanya bahagia didunia namun juga di akhirat ketika anak-anaknya bangga dengan Muhammad Rasulullah SAW, bangga dengan para sahabat seperti Abu bakar, Umar Bin Khattab, Ali bin abi thalib, utsman bin affan dan yang lainnya. Kami yakin ini tentu menjadi cita dan impian ayah-bunda semua dan tentu juga impian kami, untuk itu mari kita mengenalkan tokoh-tokoh heroik didalam islam kepada anak-anak kita, agar dijadikannya sebagai teladan, sebagai panutan dan sebagai acuan dalam kehidupannya.

Artikel Menarik Lainnya







comments