Ada masa-masa dimana anak membutuhkan kita sebagai orang tuanya, ada saat-saat dimana anak merindukan keberadaan ibu bersamanya, ada waktu dimana anak mendambakan waktu bersama orang tuanya. Namun sayangnya kita sebagai orang tua sering lalai terhadap waktu ini, tak jarang kita sebagai orang tua sering lupa akan masa-masa terindah ini. Entah apapun alasannya tak jarang para orang tua malah membiarkan anaknya dalam kesendirian, dalam kesepian atau  dengan “terpaksa” harus tumbuh dan berkembang dengan orang lain yang bukan siapa-siapanya dan tentu sepi kasih sayang.

Masa kecil anak-anak kita, sebutlah itu rentang usia 0 tahun – 10 tahun adalah dimana saat seorang anak membutuhkan cinta kasih dari orang tuanya, ia merindukan belaian penuh sayang dari ayah ibunya. Namun sayangnya tak sedikit para orang tua yang meninggalkan anak-anaknya dimasa ini, pergi saat anaknya masih terlelap dan kembali lagi saat anaknya sudah terlelap kembali. Sementara hari-hari anak dihabiskan bersama orang lain yang bukan apa dan siapa-siapanya. Demi masa depan anak, adalah dalih yang sering terlontar oleh orang tua saat pergi meninggalkan anaknya di rumah untuk bekerja entah itu mengejar karir, mengumpulkan uang dan sejenisnya.

Menjadi ibu rumah tangga full time di rumah bersama anak atau menjadi wanita karir yang menitipkan anaknya pada orang lain memanglah pilihan. Setiap wanita bebas memilih apapun profesinya namun dia tak bebas memilih setiap resiko atas pilihannya. Selain memang fitrahnya wanita adalah di rumah menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah soal waktu, kebersamaan dan penyesalan. Saat-saat berharga bersama anak begitu ustadz fauzil adhim mengistilahkan ini sangatlah singkat sekali bahkan terkadang tak terasa waktu berlalu begitu saja. Tiba-tiba anak kita telah masuk sekolah dasar, lalu sekolah menengah pertama, menengah atas, kuliah, bekerja hingga akhirnya menikah dan berkeluarga.

Jangan sampai kita kehilangan momen-momen terbaik ini bersama dengan anak kita, jangan sampai suatu saat kelak nanti saat anak-anak telah beranjak dewasa, saat anak-anak sudah mulai jauh dengan kita, saat anak-anak sudah memiliki kehidupannya sendiri kerinduan untuk bersamanya muncul, jangan sampai pada saat-saat ini hanyalah penyesalan yang tersisa. Kita menyesal saat mengabaikannya di waktu dia masih kecil, kita menyesal selalu tak punya waktu dengannya, kita menyesal hanya memberikan sisa-sisa waktu dan perhatian kita untuknya.

Saat waktu itu masih ada, saat kesempatan itu masih terbuka, maka pilihlah pilihan terbaik untuk masa depan kita dan anak-anak kita. Dan, pilihan terbaik tentu pilihan yang telah Allah dan rasulnya tuntunkan.

Sumber : www.klikmanfaat.com

 

Artikel Menarik Lainnya







comments