Pertanyaan :

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Saya Tyo, bingung mau ceritanya gimana. Intinya, saya menyayangi seorang wanita (Mawar),yang sudah dijodohkan oleh ibunya. Bahkan sekarang sudah menikah dengan pria lain. Kami saling memahami menyayangi (tidak ada pacaran).
Mawar gak ada perasaan sedikitpun untuk lelaki yang menikahinya. Dia lakukan pernikahan ini semata karena ingin ibu nya bahagia, ya walaupun harus mengorbankan kebahagiaannya.

Tepat seminggu ini dia udah menikah, amat susah untuk merelakannya. Disisi lain Mawarpun  masih memiliki rasa yg sama seperti saya. Kami saling menyayangi. Walaupun sudah tak ada komunikasi lagi antara saya dan Mawar, saya bisa merasakan yang mawar rasa. Kita berdua sama-sama sakit.
Aku sudah berpasrah dirisama Allah. Memohon kekuatan hati. Tapi masih terasa perih.

Terimakasih.

Jawaban :

Waalaikumsalam…wr..wb..

Alhamdulillah ikut senang mendengarnya mawar menikah dan alasan pernikahan karena taat pada ibunya. InsyaAllah itu takdir Allah dan itulah yang terbaik Allah gariskan untuknya. Begitu juga ini adalah takdir untuk mas dan inilah yang terbaik Allah gariskan untuk mas. Satu hal yang perlu mas pahami adalah adalah soal jodoh dan masa depan kita, mungkin mas mengira mawar adalah yang terbaik untuk mas, mas menyangka dialah yang akan membahagiakan masa depan mas. Tapi perlu dipahami Allah jauh lebih tau mana yang terbaik untuk mas dan si mawar ?

Sebagai solusinya agar hati mas tenang, ikhlas dan rela harus menerima ini sebagai takdir Allah dan meyakini inilah yang terbaik untuk kalian berdua. Semakin cepat mas menerimanya InsyaAllah semakin cepat juga akan selesai persoalannya.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

8 + 3 =

Artikel Menarik Lainnya







comments