Pertanyaan :

Assalamualaikum Wr. Wb

Apakah yang seharusnya kami lakukan sebagai kaum wanita ketika kami jatuh cinta? Ataukah hanya kami pendam saja? Bukankah jatuh cinta itu fitrah sebagai manusia? Lalu bagaimana jika cinta itu terlalu kuat sedangkan di dalam Islam tidak diperbolehkan pacaran, dan cinta itu muncul dengan sendirinya. Amalan apa yang harus saya lakukan agar tidak selalu memikirkan hal tersebut?

Jawaban :

Waalaikumsalam..wr..wb..

Cinta memang fitrah dari Allah SWT. Tapi perlu diperhatikan juga mana yang benar-benar cinta dan mana yang sesungguhnya nafsu yang mengatasnamakan cinta. Jika menurut kamu cinta itu harus bersama dengan orang yang dicintai, terpatri begitu kuat untuk ingin memiliki, susa melupakan. Maka saya khawatir itu hanyalah nafsu yang mengatas namakan cinta.

Jika sudah siap menikah dan memiliki ketertarikan dengan seorang laki-laki tidak ada salahnya menawarkan diri agar dinikahi sebagaimana yang dilakukan oleh Bunda Khadijah r.a melamar nabi Muhammad SAW untuk menjadi suaminya melalui perantara Abu Thalib.

Jika belum siap menikah sementara rasa itu ada, maka hal yang bisa dilakukan adalah perbanyak dzikir, membaca Al-qur’an, hindari komunikasi dan interaksi dengan orang tersebut dan selalu berdo’a pada Allah agar dijaga hatinya dari cinta yang melalaikan.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

8 + 13 =

Artikel Menarik Lainnya







comments