Pertanyaan :

Assalamualaikum,,
Kemarin ada seorang pria hendak menikahi saya, masalah nya orang tua saya tidak mengijinkan, dia memaksa ingin menikahi walau tanpa restu orang tua saya, saya jelas menolak nya. Yang saya inginkan dari dia ialah berjuang bersama agar mendapat restu orang tua sebagai bukti kalau dia serius,tapi kemudian setelah dia menyanggupi dia lalu tidak pernah kontak saya sama sekali, kurang lebih sudah satu bulan.yang saya bingungkan adalah apakah dia masih berniat menikahi saya/tidak? Karena sekarang ada juga pria yang hendak menikahi saya lagi.
Judul Pertanyaan: Bimbang

Jawaban :

Salam, mbak Ar

Obat bagi hati yang bimbang adalah meminta petunjuk dari Yang Maha Memberi Petunjuk. Caranya adalah dengan mendekatkan diri kepada-Nya melalui ibadah, tilawah Quran dan sholat istikharah.

Sambil terus meminta petunjuk Allah, berdiskusilah dengan orangtua mengenai hal ini. Jika keberatan mereka terkait hal yang prinsip, maka tidak ada salahnya kita mendengarkan. Jika bukan hal prinsip maka bermusyawarahlah dengan santun. Biasanya orangtua tidak setuju karena kekhawatiran yang didasari pengalaman mereka, atau bisa juga karena ketidaktahuan mereka akan sang calon.

Untuk calon mbak, apakah beliau tidak paham bahwa wanita tidak dapat menikah kecuali dengan seijin walinya (dalam hal ini orangtuanya)?? jika sudah ditanyakan keseriusannya, tunggu saja bukti apakah dia benar2 mau berjuang atau tidak. namun secara syariat, jika belum sampai mengkhitbah/melamar, sebenarnya tidak ada halangan bagi pria lain untuk melamar. Tapi untuk menjaga hubungan baik, ditanyakan saja lagi bagaimana sikap beliau, apakah mau berjuang atau tidak. Jika tidak, mbak bisa pertimbangkan lagi orang lain yang datang.

Semoga dimudahkan mbak 🙂

Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

1 + 15 =

Artikel Menarik Lainnya







comments