Mahram yang sering salah sebut menjadi muhrim padahal ini adalah 2 hal yang jelas berbeda. Muhrim adalah adalah orang yang mengenakan pakaian ihram dalam ibadah haji ataupun umrah sementara mahram adalah orang yang haram kita nikahi baik karena sebab nasab maupun hubungan persusuan. Selain itu mahram adalah orang yang boleh berduaan dengan kita, boleh menemani kita dalam sebuah perjalanan dan boleh memandang yang biasa nampak dari auratnya misal seorang wanita tak berdosa jika tidak memakai hijab didepannya.

Siapa saja yang termasuk ke dalam mahram kita ? Allah SWT berfirman dalam surah An Nisa’ ayat 22 – 24 menjelaskan siapa – siapa saja yang termasuk dalam mahram kita :

Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh). Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina.(QS. An Nisa’: 22-24)

Untuk menyederhanakannya dan lebih mudah memahami pada bagian berikutnya kita akan rinci sesiapa saja orang – orang yang termasuk mahram kita, mereka adalah :

1. Ibu tiri atau ayah tiri

2. Ibu atau ayah kandung

3. Anak kandung

4. Anak tiri (anak dari suami atau istri)

5. Putra atau putri saudara kandung laki-laki

6. Putra atau putri saudara kandung perempuan

7. Wanita islam yang bersuami

8. Budak – budak yang dimiliki

9. Paman atau bibi dari ayah kandung

10. Paman atau bibi dari ibu kandung

11. Ibu persusuan

12. Saudara sepersusuan

13. Suami

14. Anak – anak yang belum baligh yang belum memiliki kecenderungan syahwat

15. Orang tua yang sudah uzur

Itulah yang termasuk dalam mahram kita selain dari itu maka mereka adalah bukan mahram kita yang mana bagi mereka berlaku hukum syariat menutup aurat, tidak boleh berduaan, tidak boleh melakukan perjalanan dan bersentuhan dengan mereka, semoga dengan mengetahui hal ini menjadi jalan kebaikan bagi kita untuk bisa menjaga diri, menutup aurat dengan sempurna di depan orang – orang yang termasuk dalam golongan bukan mahram kita.

 

 

Artikel Menarik Lainnya







comments