Tombo ati iku limo perkarane

Kaping pisan moco Qur’an lan maknane

Kaping pindo sholat wengi lakonono

Kaping telu wong kang sholeh kumpulono

Kaping papat kudu weteng ingkang luwe

Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
Salah sawijine sopo bisa ngelakoni

Mugi-mugi gusti Allah nyembadani
Obat hati ada lima perkaranya

Yang pertama baca Quran dan maknanya

Yang kedua sholat malam dirikanlah

Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh

Yang keempat perbanyaklah berpuasa

Yang kelima dzikir malam perbanyaklah
Salahsatunya siapa bisa menjalani

Moga-moga Gusti Allah mencukupi

(Lirik lagu tombo ati : Opick)

Kami yakin tentu hampir diantara kita semua sudah hafal dengan lirik lagu yang dibawakan oleh penyanyi religius opick yang satu ini. Tombo ati judulnya, ternyata ini tidak hanya sebuah lagu yang dibawakan untuk hiburan belaka. Akan tetapi tombo ati adalah sebuah nasihat jawa klasik yang dipopulerkan oleh opick, tidak hanya semata lirik hiburan yang enak didengar telinga namun juga kaya dan sarat akan makna yang menyentuh hati, mengubah sikap dan prilaku bagi siapa-siapa yang mengamalkannya.

Tombo ati adalah sebuah pesan klasik yang mengingatkan kita sebagai hamba Allah agar selalu membangun hubungan dengan Allah melalui 5 aspek, yang mana kelima aspek itu adalah.

1. Moco Qur’an lan maknane (Baca Quran dan Maknanya)

Baca-Quran

Sumber : penacewek.com

Nasihat pertamanya adalah baca quran dan maknanya. Ketika anda membeli suatu barang elektronik sebutlah itu sebuah smartphone tentu dilengkapi dengan buku petunjuknya. Yang mana isi dari buku petunjuknya ini adalah panduan untuk memakai smartphone tersebut. Biasanya buku petunjuk berisi perkenalan lengkap tentang produk, pabrik yang memproduksi, perkenalan tentang komponen produk, tata aturan memakai produk dengan benar dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar produk tidak rusak. Jika anda membeli smartphone sementara anda tidak membaca buku panduannya apa yang terjadi ? Ya, kemungkinan besar anda akan salah dalam mengoperasikannya yang tentu berakibat produknya menjadi rusak.

Kalau diibaratkan sebagai “produk” maka kita manusia ini adalah “produknya” Allah, Allah menciptakan dengan tujuan tertentu, Allah menciptakan kita dengan bahan tertentu, Allah memberikan tugas kita, Allah juga menyiapkan aturan-aturan untuk kita. Mana yang boleh kita lakukan dan mana yang tidak boleh kita lakukan. Yang mana kesemua itu tertera dalam panduan kita sebagai “produk”nya Allah yaitu kitab suci Al-quran.

Allah menurunkan kitab suci Al-quran kepada kita agar kita tidak tersesat, agar kita selamat, agar kita bisa menyusuri kehidupan ini dengan benar dan tentu agar kita mencapai apa-apa yang Allah tugaskan kepada kita. Maka tiada lagi solusi lain kecuali membaca “buku panduan” hidup kita yaitu kitab suci Al-quran. Tidak hanya membacanya namun juga memahami makna serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Disinilah kita merenung, sudahkah kita membaca “buku panduan” hidup kita?. Seberapa sering kita membaca “buku panduan” hidup kita dalam sehari ?. Inilah pesan pertama dari tombo ati untuk kita agar semakin dekat dan mencintai Al-quran.

2. Kaping pindo, shalat wengi lakon-ono (Shalat Malam Dirikanlah) 

aw1

Sumber : Muslimahcorner.com

Kalau anda penggemar ceramah K.H Zainuddin MZ (Almarhum) tentu anda ingat analogi beliau tentang shalat malam. Beliau menganalogikan shalat malam ibarat kita menelepon di malam hari yang mana jaringannya kosong atau sepi sehingga signalnya kuat dan murah. Berbeda dengan siang hari disaat jaringannya padat dan sibuk sehingga signalnyapun berebut. Boleh sepakat atau tidak dengan analogi ini, tapi jika ditelusuri kenyataan ini sangat benar sekali.

Malam hari atau disepertiga malam adalah saat-saat dimana kenikmatan tidur ada pada puncaknya. Disaat semua orang terlelap dengan nyenyak, disaat semua orang terbuai dengan mimpi-mimpi indahnya, disaat itulah kita mencoba bangun, turun dari tempat tidur, melangkah kekamar mandi mengambil wudhu, mendirikan shalat qiyamul lail, bersujud dan berdoa kepada Allah SWT. Memang bukanlah suatu hal yang ringan, ini berat dan sulit namun disinilah Allah menguji kita, disinilah Allah mengistimewakan kita.

Itulah 2 poin dari nasihat klasik tombo Ati untuk kita semua. Semoga kita bisa mengamalkannya, dan menjadikan sebagai bagian dari hidup kita. Untuk poin selanjutnya In syaa Allah kita bahas ditulisan selanjutnya.

 

Artikel Menarik Lainnya







comments